- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Tak Diberdayakan, Ratusan Warga Guntung Demo PT Wika
Mereka menuntut agar diberdayakan dalam proyek pembangunan pabrik bahan peledak milik PT KAN

Keterangan Gambar : Ratusan warga Guntung Demo, tuntut PT Wika berdayakan masyarakat dalam proyek pembangunan pabrik bahan peledak. (Foto - Asep)
ANALOGNEWS.id - Ratusan warga Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara yang tergabung dalam Masyarakat Guntung Bersatu menggelar aksi di Area Lapangan Pujasera, Kamis (16/6/2022).
Dalam aksi itu, mereka menuntut PT Wijaya Karya agar diberdayakan dalam proyek pembangunan pabrik bahan peledak milik PT Kaltim Amonium Nitrate (KAN).
Koordinator Aksi Masyarakat Guntung Bersatu, Hariyanto, menyampaikan ada dua poin utama yang diminta masyarakat kepada perusahaan. Pertama, masyarakat meminta PT Wika dan Subkontraktor untuk memberdayakan warga Kelurahan Guntung.
Baca Lainnya :
- Nikita Mirzani Datangi Polres Serang Kota untuk Menjalani Pemeriksaan0
- Ini Alasan Jokowi Pilih Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto Jadi Menteri0
- PLN Minta Suntikan Dana Rp10 Triliun dari Pemerintah, Buat Apa ya?0
- Ini Alasan Polisi Kepung Rumah Nikita Mirzani0
- Timnas Lolos Piala Asia, Kabarnya Tersiar Hingga ke Inggris0
Kedua, meminta perusahaan untuk memprioritaskan warga Guntung dengan memberikan persentase tenaga kerja lebih banyak dibandingkan dengan daerah lain
Menurut Hariyanto, tuntutan mereka sampaikan bukan tanpa sebab. PT KAN dibangun di wilayah Kelurahan Guntung.
"Selama ini masyarakat Guntung kurang diperhatikan, padahal masyarakat menandatangani proses Amdal pembangunan pabrik tersebut," jelasnya.
Hariyanto juga mengatakan, perusahaan sebelumnya pernah bersepakat untuk memprioritaskan warga Guntung saat perekrutan tenaga kerja.
Namun diingkari, dari ribuan tenaga kerja yang dibutuhkan, sejauh ini baru sekitar 117 warga saja yang bekerja di proyek tersebut.
"Ini tidak sesuai dengan harapan masyarakat," ucapnya.
Hariyanto berjanji akan mengawal tuntutan warga yang telah disepakati perusahaan. Apabila diingkari, ia menegaskan akan kembali menggelar aksi serupa dengan peserta yang jauh lebih banyak.
"Warga Guntung itu sopan, sabar, dan beradab. Namun kita tidak lemah. Kita kuat," tandasnya.
Sementara itu, Manager Project PT Wika Hadi Prasetiyo berjanji akan meneruskan apa yang menjadi harapan warga kepada subkontraktornya. Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap akan memprioritaskan warga Guntung.
"Kami siap memenuhi itu. Buktinya kami sudah memperkerjakan sekitar 177 warga Guntung," pungkasnya. (*/An)










.jpg)
