- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Program 50 Juta Per RT di Kelurahan Melayu Berjalan Lancar

Keterangan Gambar : Foto: Lurah Melayu, Aditiya Rakhman.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Program 50 Juta Per RT yang dijalankan di Kelurahan Melayu telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lurah Melayu, Aditiya Rakhman, mengungkapkan bahwa program ini telah berhasil mendistribusikan dana dengan baik, mencapai realisasi anggaran sebesar 98 persen.
“Ini adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Aditiya, Kamis (21/3/2024).
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Layanan Posyandu, Komitmen Kelurahan Timbau Atasi Stunting 0
- Pemdes Muara Enggelam bakal Bangun Homestay Unik dari Pohon Tua0
- Edi Damansyah Resmikan Puskesmas Pembantu di Kelurahan Bukit Biru0
- Momen Haru di Buka Puasa Bersama Bupati Edi Damansyah, Ibu Hamil Menangkan Hadiah Umrah0
- Tri Joko Kuncoro Apresiasi Kinerja Pengurus Karang Taruna Krida Mulya Maluhu0
Tim penilai yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat telah melakukan pengecekan dan penilaian kondisi real di lapangan. Selama tiga hari, mereka menilai 47 RT dan memastikan bahwa dana telah digunakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi dari semua pihak yang terlibat dalam program ini,” tambah Aditiya.
Aditiya juga menyampaikan bahwa selama proses penilaian, tim tidak menemukan kendala yang berarti. Kendala yang ada hanya terkait dengan ketersediaan ketua RT, namun ini telah diatasi dengan penjadwalan ulang yang efisien.
“Kami ingin memastikan bahwa program ini berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang maksimal,” jelas Aditiya.
Dengan keberhasilan yang telah dicapai, Aditiya berharap bahwa program ini dapat berlanjut dengan peningkatan anggaran. “Dengan anggaran yang lebih besar, kami dapat memperluas cakupan program ini dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” tuturnya.
Program 50 Juta Per RT ini telah menjadi contoh nyata dari upaya pemerintah setempat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan lain untuk mengimplementasikan program serupa. (Adv)










.jpg)
