- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pemkot Bontang Dukung Program TMMD

Keterangan Gambar : Wali Kota Bontang, Basri Rase
ANALOG NEWS - Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-102 di Kota Bontang sudah berjalan sekira 2 pekan. Progresnya sudah mencapai 50 persen.
Dalam progres tersebut, Ketua Tim Wasev PJO TMMD ke-120 TA 2024 Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.Ikom, M.M mengunjungi wilayah Kodim 0908 Bontang untuk meninjau pelaksanaan TMMD di Kampung Timur, Kelurahan Kanaan, Selasa (21/5/2024) pagi.Kunjungan Ketua Tim Wasev PJO TMMD ke-120 juga disambut baik oleh Wali Kota Bontang Basri Rase. Program TMMD ini, dikatakan Wali Kota dalam rangka kemanunggalan TNI bersama rakyat. Sehingga kegiatan ini wajib didukung.
“Disampaikan jenderal juga ketika kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh TNI, Alhamdulillah pekerjaan itu selalu tuntas. Bahkan tempat-tempat yang sedikit sulit, pasti akan selesai,” terang Wali Kota.
Bukan hanya di darat, lanjutnya, pekerjaan yang sulit dijangkau seperti di sungai bisa terselesaikan oleh TNI. Seperti beberapa tahun lalu, TMMD yang dilaksanakan di sungai dengan kondisi ada buayanya.
“Dulu ada kejadian ada buaya, kontraktornya lari, tidak mampu, begitu ada TMMD, pekerjaan itu selesai. Itulah keunggulan TNI. Baik di darat, laut, udara, semua bisa dilaksanakan,” ungkapnya.
Baca Lainnya :
- Pembukaan Workshop GSM, Wali Kota Bontang Harap Proses Belajar Lebih Menyenangkan0
- Sosialisasi Perwali Klasifikasi Arsip, Basri Rase: Semua Arsip Penting0
- Penutupan Bontang Digital Expo, Najirah Apresiasi Upaya Peningkatan Perputaran Ekonomi 0
- Wali Kota Bontang Lantik Pengurus IPPMB 2024-20280
- Wakil Wali Kota Bontang Hadiri Run Kolak Pisang Semarak Germas0
Ke depan, Pemerintah Kota Bontang akan melanjutkan pembangunan yang telah diawali oleh TMMD di Kampung Timur.
Sementara itu, dikatakan Ketua Tim Wasev PJO TMMD ke-120, Brigjen TNI Terry Tresna mengatakan TMMD itu namanya operasi bakti, makanya harus selesai pada 6 Juni 2024, atau selama 30 hari.
“Kalau tidak selesai, berarti Pak Dandim gagal. Jangan berutang ke Pak Wali Kota, karena Pak Dandim sebagai Ketua Satgas TMMD di Bontang, 6 Juni harus sudah diserahkan ke Pak Wali, harus optimis, kerahkan semua anggota. Harus tuntas, harus selesai,” tegasnya.
TMMD di Kampung Timur membangun akses jalan sepanjang 650 meter dengan lebar 9 meter, juga drainase, agar ketika hujan tidak terdampak banjir, dan ada juga rehab rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan sumur bor dan sasaran non fisik seperti Posbindu, Stunting, Bela Negara.
Acara tersebut juga dilanjutkan dengan menanam pohon. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, Danyon Arhanud 07/ABC, Danlanal, Kapolsek Bontang Barat, Camat Bontang Barat, Lurah Kanaan, serta kepala OPD atau yang mewakili dan Ketua Kelompok Tani Graha Mandala Lestari. (ADV)










.jpg)
