Breaking News
- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pemkot Bontang Akan Bangun Mall Pelayanan Publik Berlantai 4

ANALOGNEWS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Kalimantan Timur akan membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Kapten Piere Tendean, Bontang Kuala, Bontang Utara.
Pemkot Bontang telah menyediakan anggaran pembangunan sebesar Rp 17 miliar dari APBD untuk membangun fasilitas umum berlantai 4 dengan luas bangunan 4.944 meter persegi
Gedung MPP itu akan dibangun diatas lahan seluas 9.900 meter persegi, tepatnya di lahan kantor milik Dinas Pemadam dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang.
Kepala Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah Balitbang Bontang, Noni Agetha mengatakan pembangunan akan dilakukan tahun ini.
Kata dia, saat ini pemerintah tengah menyusun strategi pembangunan dengan menimbang kelancaran kerja OPD yang menempati lahan rencana pembangunan MPP.
“Rencananya akan mulai berjalan tahun ini, saat ini kami sedang menyusun agar Disdamkartan dan DLH tidak terganggu pekerjaannya," ungkap Noni kepada awak media saat sidak Komisi III DPRD Kota Bontang di Kantor Disdamkartan, Senin (24/01/2022).
Ditempat yang sama, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik, mengatakan sebelum pembangunan mall dimulai pemerintah harus lebih dulu menemukan lahan alternatif bagi OPD sebelum yang berkantor di kawasan pembangunan sebelum dilakukan pembongkaran.
Mengingat kantor Disdamkartan Bontang yang berkantor di area itu sangat penting ini, sebab mereka menjadi garda terdepan jika terjadi bencana kebakaran.
"Kami di komisi III masih akan membahas ini dan akan memanggil Sekda dan OPD yang terkait," kata politisi PKS ini. (AN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpg)
