- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pelajar Kaltim Menyuarakan Kebutuhan Fasilitas Pendidikan Saat Reza Fachlevi Ziarah ke Yaman

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Dalam perjalanan ziarah ke Hadhramaut, Yaman, Akhmed Reza Fachlevi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur Kaltim, menyempatkan diri untuk bertemu dengan sejumlah pelajar asal daerahnya yang tengah menuntut ilmu di tanah yang kaya akan sejarah dan budaya Islam itu.
Pertemuan yang terjalin di luar konteks formal ini, ternyata menyimpan banyak cerita dan keluhan dari para pelajar yang tengah berjuang jauh dari tanah air.
Bagi Reza, pertemuan ini lebih dari sekadar berbincang ringan. Di tengah suasana yang penuh keakraban, para pelajar Kaltim mengungkapkan berbagai kesulitan yang mereka alami dalam menjalani pendidikan di luar negeri.
Baca Lainnya :
- Pjs Wali Kota Pimpin Kick-Off Peluncuran Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer0
- 800 Peserta Meriahkan Fun Run Hari Kesehatan Nasiona0
- Peringatan HKN ke-60 Dinkes Bontang Resmi Ditutup, Pengingat Pentingnya Kesehatan0
- Bontang Menuju Status Bebas Buang Air Besar Sembarangan0
- Sujiati: Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua Bagi Anak0
Salah satu masalah utama yang mencuat adalah keterbatasan fasilitas penunjang pendidikan, terutama terkait tempat tinggal yang layak dan beasiswa yang terbatas.
"Saya melihat langsung perjuangan mereka. Banyak dari mereka yang kesulitan mencari tempat tinggal yang layak, dan jumlah beasiswa yang tersedia sangat terbatas. Hal ini tentu menghambat mereka untuk fokus sepenuhnya pada studi," ujar Reza, mengenang momen tersebut dengan penuh empati.
Menurutnya, masalah ini bukan hanya menyangkut kesejahteraan para pelajar, melainkan juga masa depan Kaltim yang bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Pelajar-pelajar ini, bagi Reza, adalah generasi penerus yang suatu saat akan memainkan peran penting dalam pembangunan daerah.
Reza menegaskan bahwa dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sangat diperlukan.
"Pemprov Kaltim perlu turun tangan lebih serius. Dukungan pemerintah akan memberikan dampak besar, tidak hanya bagi pelajar yang belajar di luar negeri, tetapi juga bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia di Kaltim dalam jangka panjang," kata Reza.
Pelajar-pelajar Kaltim yang berada di Hadhramaut, menurutnya, membutuhkan perhatian khusus berupa fasilitas yang memadai, seperti asrama yang layak, serta peningkatan jumlah beasiswa.
Langkah konkret dari Pemprov Kaltim ini, diharapkan dapat menjadi dorongan moral yang signifikan bagi mereka untuk lebih fokus pada pendidikan dan mencapai hasil yang optimal.
"Jika mereka merasa didukung, mereka akan lebih termotivasi untuk belajar dengan maksimal. Ini bukan hanya investasi untuk mereka, tetapi juga untuk masa depan Kaltim," lanjut Reza, dengan harapan bahwa kebijakan yang lebih berpihak pada pelajar dapat segera diwujudkan.
Ia berharap, Pemprov Kaltim bisa segera merespons kebutuhan ini dengan langkah-langkah strategis. Dengan dukungan yang tepat, Reza yakin para pelajar Kaltim di Hadhramaut akan dapat kembali ke tanah air dengan bekal pengetahuan yang lebih baik dan siap memberikan kontribusi besar untuk kemajuan daerah mereka.
"Semoga Pemprov Kaltim segera menyadari pentingnya dukungan ini agar para pelajar dapat belajar dengan lebih nyaman dan fokus," tutup Reza, penuh harap. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
