Pansus Pertambangan Klaim Sudah Ada Dua Nama Terduga Pelaku 21 IUP Palsu

By Redaksi 09 Jan 2023, 08:45:18 WIB DPRD Kaltim
Pansus Pertambangan Klaim Sudah Ada Dua Nama Terduga Pelaku 21 IUP Palsu

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Persoalan 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) diduga palsu yang menyertakan tanda tangan Gubernur Kaltim, Isran Noor terus menjadu sorotan Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan Kaltim. Bahkan, kini disebut sudah ada dua nama yang diduga menjadi pelakunya.

Wakil Ketua Pansus Investigasi Pertambangan Kaltim, Muhammad Udin menyampaikan dua orang yang diindikasikan itu merupakan mantan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kaltim.

"Ini masih ranah kepolisian, jadi biar pihak kepolisian yang bekerja," kata Udin, Kamis (5/1/2023).

Baca Lainnya :

Sembari menunggu hasil pengembangan yang dilakukan oleh aparat kepolisian, Pansus juga menelusuri sejumlah lokasi pertambangan yang sudah mulai berjalan dalam 21 IUP palsu itu.

"Kami masih menyelidiki beberapa lokasi yang sudah kami kantongi titik koordinatnya, mungkin dalam waktu dekat akan kami lakukan sidak," tuturnya.

Dalam proses penyelidikan, Udin mengungkapkan setidaknya pihak kepolisian menindaklanjuti laporan yang diberikan oleh Pemprov Kaltim, semula laporan itu masuk ke Polresta Samarinda, kemudian dieksekusi oleh Polda Kaltim lantaran dari 21 IUP palsu letaknya tersebar di wilayah Kaltim.

"Semua instansi sudah diminta keterangan oleh kepolisian dalam memudahkan pengembangan kasus ini, ada kemungkinan bisa lebih dari dua dalang yang bermain," sebutnya.

Dalam kasus 21 IUP palsu ini ia mengharapkan supaya Pemprov Kaltim kedepannya dapat lebih tegas berkaitan dengan administrasi perizinan sehingga tak ada celah kecil yang dapat dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab. (Adv/AR/AN) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.