- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Menggali Potensi Cokelat Lokal, DPRD Kaltim dan Pj Gubernur Kunjungi Desa Budaya Lung Anai

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Samsun bersama Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik saat berangkat menuju Desa Lung Anai. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Suasana VVIP Room Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dipenuhi aktivitas pada Minggu (24/11/2024), saat rombongan pejabat bersiap melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Lung Anai, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara.
Agenda perjalanan ini diikuti oleh Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, yang mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, untuk audiensi bersama PT Mutigo.
Rombongan berangkat menggunakan helikopter sekitar pukul 12.50 WITA menuju Rumah Cokelat Lung Anai, desa budaya yang terkenal dengan kekayaan tradisi masyarakat adat Dayak dan produk cokelat berkualitas tinggi. Desa ini telah lama menjadi ikon lokal, memadukan potensi tradisional dan modern melalui industri pengolahan kakao.
Baca Lainnya :
- Peresmian GKII Linggang Kebut: Simbol Harmoni dan Spiritualitas di Kutai Barat0
- Peran Strategis Pemuda dalam Ketahanan Pangan di Kaltim0
- Tantangan Literasi di Tengah Pesatnya Kemajuan Dunia Digital0
- Kalimantan Timur dan Tantangan Ketahanan Pangan di Era IKN0
- La Ode Nasir Perjuangkan Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan untuk Warga Balikpapan Barat0
Usai kunjungan tersebut, rombongan kembali ke VVIP Room Bandara SAMS pada pukul 15.59 WITA. Dalam keterangannya, Muhammad Samsun menyoroti potensi besar yang dimiliki Desa Lung Anai dalam industri pengolahan cokelat.
“Desa Lung Anai memiliki produk cokelat yang sangat bagus, dengan industri pengolahan yang terus berkembang. Ini adalah kekuatan lokal yang perlu didorong untuk menembus pasar internasional,” ujar Samsun.
Kunjungan ini tidak hanya sekadar melihat potensi lokal, tetapi juga membawa sejumlah investor dan eksportir yang tertarik untuk memasarkan produk Indonesia, termasuk cokelat Lung Anai, ke negara-negara seperti Polandia, Swedia, dan Rusia.
“Ini adalah kesempatan emas bagi produk-produk lokal Kaltim, khususnya cokelat Lung Anai, untuk dikenal di pasar global, tambahnya.
Samsun berharap kunjungan ini menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan industri cokelat di Kaltim. Ia optimistis bahwa dengan dukungan dari berbagai pihak, potensi lokal dapat dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian daerah sekaligus kesejahteraan masyarakat.
“Cokelat dari Lung Anai tidak hanya soal rasa, tetapi juga cerita tentang budaya dan kerja keras masyarakat adat Dayak. Dengan potensi besar yang ada, kita bisa menjadikan cokelat ini salah satu komoditas unggulan Kaltim di pasar internasional,” tegasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan investor, Samsun percaya industri lokal seperti ini bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Kalimantan Timur.
“Ke depan, kita ingin menjadikan industri cokelat sebagai salah satu pilar ekonomi daerah, dengan dampak positif bagi masyarakat setempat,” pungkasnya. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
