- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Legislator Kaltim Minta Pemkab Paser Perhatikan Kondisi Infrastruktur Jalan Menuju Desa

ANALAOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Yenni Eviliana meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser untuk memperhatikan kondisi infrastruktur. Terutama jalan menuju desa-desa, satu diantaranya jalan menuju Desa Senipah Kecamatan Tanjung Harapan.
Selain itu, Yenni juga menyoroti infrastruktur jalan penghubung di Kecamatan Batu Engau menuju Kecamatan Tanjung Harapan yang kurang optimal.
"Kami berharap jalan-jalan poros antar desa baik jalan kabupaten dan jalan provinsi bisa baik dan mendapatkan perhatian lebih untuk dilaksanakan perbaikan," ucap Yenny, Rabu (15/3/2023).
Baca Lainnya :
- Ketua Komisi II DPRD Kaltim Minta Pemprov Tegaskan Jangan Ada Perusda \'Tidur\'0
- Ketua DPRD Kaltim Dukung Wacana Pengadaan Kereta Api, Tetapi Minta Infrastruktur Jalan Tetap Diperha0
- Seno Aji Ingatkan Warga Taat Bayar Pajak0
- Meski Sempat Tertunda, Pembangunan Tiga Rumah Sakit Dilanjutkan Tahun Ini0
- Nidya Listiyono Sayangkan Bappeda Kaltim Pesimistis Menyangkut Target APBD 20240
Meski begitu, ia mengakui bahwa mengatasi persoalan itu bukanlah hal mudah. Sebab diketahui jika Paser memiliki wilayah yang luas serta anggaran terbatas.
"Memang sulit untuk menangani secara instan, karena butuh anggaran yang sangat besar, tapi setidaknya secara bertahap, satu persatu bisa direalisasikan," ungkapnya.
Yenni menyebut infrastruktur jalan penghubung tersebut masih dalam kondisi tidak baik meskipun masih bisa dilalui oleh masyarakat karena tidak sedikit masyarakat yang terjebak di jalan yang berlumpur.
"luar biasa perjuangan masyarakat untuk dapat melalui jalan-jalan yang rusak parah, tentu ini sangat menghambat aktivitas dan perekonomian mereka," jelasnya.
Yenny mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan IDI dan Polres Paser karena membawa dampak positif bagi masyarakat.
"Kegiatan baksos itu membawa dampak yang baik untuk masyarakat di desa pelosok. Semoga saja kedepannya kegiatan-kegiatan serupa bisa sering dilakukan," pungkasnya. (Ar/An/Adv)










.jpg)
