- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ketua DPRD PPU Raup Muin Minta Program Penanganan Stunting Diperhatikan

Keterangan Gambar : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin. (*)
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menekankan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap program penanganan stunting. Ia mengimbau agar program-program yang berfokus pada pengentasan stunting mendapatkan alokasi anggaran dan sumber daya yang memadai guna mencapai hasil yang optimal.
Raup menyampaikan, stunting adalah masalah serius yang berdampak pada masa depan anak-anak, terutama dari segi kesehatan dan kecerdasan. Menurutnya, jika stunting tidak ditangani dengan tepat, anak-anak yang mengalami kondisi ini bisa mengalami keterbatasan dalam pertumbuhan fisik dan kemampuan kognitif, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas sumber daya manusia di Kabupaten PPU.
“Stunting bukan sekadar masalah gizi, melainkan masalah yang berdampak luas pada pembangunan daerah. Anak-anak adalah generasi penerus yang akan membangun daerah ini di masa depan, maka kita harus memastikan mereka tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Raup.
Baca Lainnya :
- Sariman Tekankan Pentingnya Pengadaan Toilet Portable di Kabupaten PPU0
- Syarifuddin Desak Bupati Terpilih Lanjutkan Pembangunan Jembatan Sungai Riko0
- Adla Dewata Sebut Semakin Banyak Peluang Kerja di IKN Nusantara0
- DPRD PPU Minta Perhatikan Hak Anak dalam Program Kerja Pemerintah Daerah0
- DPRD PPU Gencarkan Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba0
Ia menambahkan bahwa program penanganan stunting harus dijalankan dengan serius, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, edukasi gizi, hingga pengawasan terhadap kecukupan gizi anak-anak di daerah-daerah yang rentan.
Raup menyebutkan bahwa pemerintah daerah perlu bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi non-pemerintah, untuk mendukung program penanganan stunting.
“Kolaborasi dengan berbagai pihak penting untuk meningkatkan jangkauan program, khususnya di daerah-daerah terpencil yang mungkin sulit dijangkau,”pungkasnya. (Adv)










.jpg)
