- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ketua DPRD Kaltim Apresiasi Program Gratispol: Wujud Nyata Penguatan Toleransi dan Kerja Sosial

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud menyambut baik pelaksanaan program Gratispol (Gerakan Terpadu Spiritualitas dan Solidaritas Sosial) yang digelar Pemerintah Provinsi Kaltim di CSC Bukit Pelangi, Minggu (13/7/2025). Ia menilai program ini sebagai langkah nyata memperkuat semangat keberagaman, toleransi antarumat beragama, dan penghargaan terhadap kerja sosial yang sering luput dari sorotan.
Program Gratispol menghadirkan berbagai bentuk apresiasi seperti ibadah umrah, perjalanan religi, dan insentif Jospol (Jaring Orang Sadar Pola Hidup Religius dan Sosial) bagi para guru agama, marbot masjid, serta penjaga rumah ibadah non-muslim. Menurut Hasanuddin, inisiatif ini merupakan bentuk penghargaan yang tidak hanya simbolik, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan para pejuang nilai spiritual dan sosial di masyarakat.
“Saya bangga melihat bagaimana Pemerintah Provinsi menghadirkan penghargaan yang menyentuh langsung mereka yang selama ini bekerja dalam senyap menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial,” ujarnya seusai menghadiri penyerahan penghargaan bersama sejumlah Anggota DPRD Kaltim.
Baca Lainnya :
- MTQ ke-45 Kaltim Resmi Dibuka, Ketua DPRD: Momentum Perkuat Nilai Keagamaan0
- Tinjau Biduk-Biduk, Dorong Pengembangan Wisata Kelas Dunia di Berau0
- DPRD Kaltim Dukung Perekrutan SPPI, Dorong Percepatan Realisasi Program Gizi Gratis Nasional0
- DPRD Kaltim Dukung Perpanjangan MPLS: Momentum Bangun Karakter Siswa Sejak Awal0
- DPRD Kaltim Dukung Aspirasi PMII soal Penghapusan Piutang KPC, Minta Proses Hukum Dikedepankan0
Hasanuddin menilai program ini sebagai refleksi dari perhatian serius terhadap pelaku pendidikan keagamaan dan penjaga moral komunitas di tengah tantangan sosial yang kian kompleks. Ia mendorong agar program seperti Gratispol terus dijalankan secara berkelanjutan dan diperluas jangkauannya.
“Penghargaan kepada marbot dan penjaga rumah ibadah lintas agama mencerminkan keinginan kuat kita untuk terus menjaga toleransi dan memperkuat harmoni sosial di Kalimantan Timur,” tambahnya.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para penerima program Jospol dari kalangan guru serta pekerja keagamaan. Momentum ini juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sipil dalam membangun peradaban yang inklusif dan religius. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
