- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ketua Dewan Kaltim Minta Pemprov Prioritaskan Pembangunan Daerah Sekitar IKN

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas'ud meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, dalam menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2024 dapat lebih memprioritaskan pembangunan pada daerah yang berdekatan dengan lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Kami berharap daerah yang beririsan langsung dengan IKN, seperti PPU, Paser, Kukar, dan Balikpapan, harus memperoleh penguatan program," ucap Hasanuddin Mas'ud, Jum'at (17/3/2023).
Menurutnya, seluruh sektor harusnya memiliki program strategis yang mana harus relevan dengan keberadaan IKN. Selain itu, ia juga mendorong Pemprov dalam merencanakan program juga dapat menyesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kaltim.
Baca Lainnya :
- Sarkowi Ingatkan Mahasiswa Harus Mengambil Peran dalam Pembangunan IKN Nusantara 0
- Hadirnya IKN di Kaltim Diperkirakan Mempengaruhi Pendapatan Daerah0
- Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo Dorong Pemprov Bentuk Satgas Pengembangan SDM Lokal0
- Aparat Penegak Hukum Diminta Tegas Menindak Penambangan Batu Bara Ilegal0
- Komoditas Kelapa Sawit Kaltim Diprediksi Bisa Bersaing di Pasar Internasional0
"Penyesuaian itu diperlukan mengingat ada penanganan infrastruktur dan aksesibilitas berdasarkan tata ruang," ungkapnya.
Pasalnya, dalam waktu dekat DPRD dan Pemprov Kaltim, baru akan melakukan persetujuan bersama terhadap Raperda RTRW 2023-2042.
Menurut Hasan, jangan sampai program pembangunan di Bumi Mulawarman terbentur dengan tata ruang.
"Jangan sampai nanti pembuatan RKPD terburu-buru, kita tidak sesuai dengan RTRW pusat, provinsi dan daerah. Maka ini perlu penyesuaian," pungkasnya. (Ar/An/Adv)










.jpg)
