- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Jhon Kenedy Nilai Zona Parkir di PPU Masih Terbatas, Pemerintah Harus Siapkan Sarana

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedy. (*)
ANALOGNEWS.id, PPU - Di tengah dorongan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran, Anggota Komisi III DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedy, menyoroti keterbatasan wilayah yang ditetapkan sebagai zona parkir resmi.
Menurutnya, perluasan wilayah parkir bukan hanya soal regulasi, tetapi juga kesiapan infrastruktur dan pengawasan di lapangan.
"Itu kan berbeda-beda antara Samarinda dan PPU. Samarinda sudah termasuk kota besar, artinya semua zona sudah masuk zona pengawasan Pemda," kata Jhon saat dimintai pendapatnya terkait potensi optimalisasi pendapatan daerah dari sektor retribusi parkir.
Baca Lainnya :
- Rumput Laut Kini Lebih Menjanjikan Dibanding Bandeng, Ekosistem Tambak Perlu Dikelola Terpola0
- Sujiati Lirik Potensi Rumput Laut Jadi Biostimulan, Produksi Tinggi Dinilai Layak Diolah0
- Sujiati Dukung Hilirisasi Rumput Laut, Dorong Pabrik Olahan Sangu-sangu di PPU0
- Pasar Ikan Budidaya Belum Terbentuk, Haryono Dorong Pengembangan Produk Olahan0
- Pasar Masih Terbuka, Budidaya Ikan Didorong Jadi Andalan Baru0
Ia menekankan bahwa perbandingan dengan kota-kota besar seperti Samarinda harus dilakukan secara proporsional. Di kota besar, sistem perparkiran telah terintegrasi dengan sistem transportasi publik dan teknologi pengawasan digital.
Sementara itu, di PPU, hanya beberapa titik yang bisa dikategorikan sebagai zona parkir aktif.
"Kalau di PPU ini kan zona parkir itu terbatas, hanya di beberapa titik seperti pelabuhan ferry dan pasar-pasar,"lanjutnya.
Jhon menambahkan bahwa pengawasan zona parkir secara menyeluruh oleh pemerintah hanya mungkin dilakukan jika sarana dan prasarananya benar-benar siap. Hal ini meliputi penyediaan marka, papan informasi tarif, personel pengawasan, serta perangkat pembayaran nontunai jika memang ingin menyesuaikan dengan perkembangan teknologi.
"Saya rasa begini, kalau kita pemerintah mau menguasai semuanya, itu sarana prasarana juga kita harus siapkan. Zona-zona parkir yang memang harus kita awasi," tegasnya. (*)










.jpg)
