- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Hadiri Pelantikan Presiden Korsel, Megawati Terima Gelar Profesor

Keterangan Gambar : Megawati Terima Gelar Profesor dari Seoul Institute of the Arts - Tempo
ANALOGNEWS.id - Megawati Soekarnoputri menerima penganugerahan gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA). Presiden RI Kelima mendapat gelar saat berkunjung ke Korea Selatan, Minggu 8 Mei 2022.
Anak dari presiden pertama RI ini bertandang ke Negeri Ginseng untuk menghadiri acara pelantikan Presiden Korsel.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan SIA memberi gelar profesor tersebut karena menilai besarnya kontribusi dan komitmen kemanusiaan Megawati dalam memperjuangkan perdamaian di Semenanjung Korea, serta perhatiannya terhadap demokrasi, lingkungan dan kebudayaan.
Baca Lainnya :
- Tanah Longsor, Akses Jalan Provinsi Penghubung Sinjai-Gowa Sulsel Terputus 0
- Harga Bitcoin Anjlok, Dikhawatirkan Terjun ke USD 32 Ribu0
- Masuk Rekor Dunia, Postingan Facebok ini Mendapat 18 Juta Lebih Komentar 0
- Tender Gorden DPR Dimenangkan Penawar Tertinggi Rp43,5 Miliar, Pimpinan DPR : Kami Tidak Ikut-Ikut0
- Solar Edges Nuclear, Sumber Listrik Untuk Pemukiman di Planet Mars0
"Ibu Mega pernah jadi utusan khusus Presiden Korea Selatan untuk ke Korea Utara dalam menjalankan diplomasi perdamaian," ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya, mengutip Tempo, Minggu (8/5/2022).
Megawati, kata Hasto, masuk dalam sedikit pemimpin yang bisa diterima oleh Korea Utara. Hal ini terkait hubungan historis antara Proklamator RI yang juga ayah Megawati, Sukarno, dan Great Leader Korea Utara, Kim Il Sung.
Menurut Hasto, pemberian gelar profesor dari SIA ini menjadi penting di tengah ketegangan hubungan Selatan dan Utara saat ini, terutama setelah Korea Utara belum lama ini meluncurkan rudal balistik.
"Sebab Ibu Mega yang konsisten dalam membangun dan mewujudkan perdamaian di Korea, diharapkan dengan kepemimpinan Ibu Mega yang diterima kedua belah pihak, dalam membantu proses dialog bagi masa depan peninsula itu. Dan di sinilah pemberian profesor kehormatan diberikan kepada Ibu Megawati dari SIA. Karena memang pendekatan kebudayaan itu suatu hal yang sangat penting," ucapnya.
Hasto mengatakan, SIA juga sudah melakukan kajian-kajian terhadap kepemimpinan Megawati dan dedikasinya terhadap kebudayaan sebelum memberikan gelar tersebut.
"Kalau kita lihat ke dalam, PDI Perjuangan adalah satu-satunya partai di Indonesia yang memiliki Badan Kebudayaan. Badan ini terbukti efektif dalam menjabarkan Pancasila melalui jalan Trisakti," katanya.
Gelar profesor kehormatan dari SIA ini akan menjadi yang kedua untuk Megawati. Sebelumnya, pada Juni 2021 lalu, Megawati menerima gelar Profesor kehormatan dari Universitas Pertahanan (Unhan) RI di Bidang Kepemimpinan Strategik.










.jpg)
