Hadapi IKN, Wakil Ketua DPRD PPU Dorong Pengembangan TPI di Waru dan Babulu

By Redaksi 20 Okt 2024, 19:35:43 WIB DPRD PPU
Hadapi IKN, Wakil Ketua DPRD PPU Dorong Pengembangan TPI di Waru dan Babulu

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Syahrudin M Noor


ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Dalam rangka menyambut kedatangan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Syahrudin M Noor, menegaskan pentingnya pengembangan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kecamatan Waru dan Babulu.

Menurut Syahrudin, pengembangan ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan potensi daerah dan memenuhi kebutuhan yang akan meningkat seiring kehadiran IKN.

“Artinya kalau mau dikembangkan, antisipasi kita terhadap bagaimana ketersediaan pemenuhan kebutuhan hidup di IKN nanti, serambinya itu ya ada di sini,” ujar Syahrudin.

Syahrudin menjelaskan bahwa kehadiran IKN akan membawa puluhan ribu penduduk baru ke wilayah sekitarnya, termasuk PPU. Dengan adanya lonjakan populasi ini, kebutuhan pangan, termasuk ikan segar, diperkirakan akan meningkat secara signifikan.

“Potensi besar di sektor perikanan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Kita tidak bisa hanya duduk diam dan menjadi penonton. Masyarakat PPU harus diajak berkompetisi memanfaatkan potensi lokal yang ada,” tambahnya.

Syahrudin juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal. Dengan adanya TPI yang modern dan dikelola dengan baik, para nelayan dan pelaku usaha perikanan dapat meningkatkan produksi dan kualitas hasil tangkapan mereka.

“Hal ini tidak hanya akan memberikan dampak positif pada perekonomian daerah, tetapi juga memperkuat peran PPU sebagai salah satu penyuplai kebutuhan pangan utama untuk IKN,” pungkasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.