- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD PPU Desak Relokasi Pasar Waru yang Telantar untuk Kurangi Kemacetan

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor. (*)
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor, menyoroti Pasar Waru yang dibangun sejak 2016 di Desa Sesulu, Kecamatan Waru, namun hingga kini belum difungsikan. Keberadaan pasar lama yang terletak di Kelurahan Waru dianggap tak layak lagi, baik dari segi kenyamanan maupun keamanan.
Syahrudin mengungkapkan bahwa kondisi lapak pedagang di pasar lama semakin kumuh dan tidak lagi dapat menampung jumlah pedagang yang terus bertambah. Selain itu, lokasinya yang sangat dekat dengan jalan provinsi memicu masalah lalu lintas.
“Kalau hari pasar, pedagang di pasar lama sampai ke pinggir jalan, mengganggu kelancaran lalu lintas,” ujar Syahrudin.
Baca Lainnya :
- DPRD PPU Dorong Pemda Lakukan Tera Ulang Timbangan di Pasar untuk Hindari Kecurangan0
- Optimalisasi TPA di Penajam Paser Utara untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah0
- DPRD PPU Desak Penambahan Kuota Pupuk Subsidi untuk Petani0
- DPRD PPU Dukung Pembangunan Jembatan Tol Penajam-Balikpapan untuk Majukan Ekonomi Daerah0
- Anggota DPRD PPU Desak Pemerintah Pusat Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal di IKN0
Pasar lama yang sempit membuat pedagang harus memanfaatkan bahu jalan, dan ini memicu kemacetan terutama pada hari-hari tertentu. Selain mengganggu arus lalu lintas, kondisi pasar juga mengurangi kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung. Menurut Syahrudin, Pemkab PPU perlu memprioritaskan pengoperasian pasar baru demi kepentingan masyarakat.
Syahrudin juga menyoroti masalah infrastruktur pasar baru yang masih belum selesai 100 persen sesuai perencanaan awal. Namun, ia menekankan agar Pemkab tidak menunda lebih lama lagi penggunaan pasar baru, meskipun infrastrukturnya belum sepenuhnya lengkap.
“Meskipun hanya pasar basah, sebaiknya difungsikan saja karena kondisi pasar lama sudah tidak memadai,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD PPU ini berharap agar kepala dinas yang baru dapat mengambil langkah cepat untuk memfungsikan pasar baru sambil menyempurnakan fasilitas yang masih kurang. Menurutnya, jika pasar baru ini dapat segera dioperasikan, setidaknya akan mengurangi kemacetan dan kekumuhan yang terjadi di pasar lama.
“Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan pasar baru dapat menjadi pusat ekonomi bagi masyarakat sekitar Kecamatan Waru,” terangnya. (Adv)










.jpg)
