DPRD PPU Desak Relokasi Pasar Waru yang Telantar untuk Kurangi Kemacetan

By Redaksi 06 Okt 2024, 21:29:23 WIB DPRD PPU
DPRD PPU Desak Relokasi Pasar Waru yang Telantar untuk Kurangi Kemacetan

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor. (*)


ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor, menyoroti Pasar Waru yang dibangun sejak 2016 di Desa Sesulu, Kecamatan Waru, namun hingga kini belum difungsikan. Keberadaan pasar lama yang terletak di Kelurahan Waru dianggap tak layak lagi, baik dari segi kenyamanan maupun keamanan.

Syahrudin mengungkapkan bahwa kondisi lapak pedagang di pasar lama semakin kumuh dan tidak lagi dapat menampung jumlah pedagang yang terus bertambah. Selain itu, lokasinya yang sangat dekat dengan jalan provinsi memicu masalah lalu lintas. 

“Kalau hari pasar, pedagang di pasar lama sampai ke pinggir jalan, mengganggu kelancaran lalu lintas,” ujar Syahrudin.

Baca Lainnya :

Pasar lama yang sempit membuat pedagang harus memanfaatkan bahu jalan, dan ini memicu kemacetan terutama pada hari-hari tertentu. Selain mengganggu arus lalu lintas, kondisi pasar juga mengurangi kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung. Menurut Syahrudin, Pemkab PPU perlu memprioritaskan pengoperasian pasar baru demi kepentingan masyarakat.

Syahrudin juga menyoroti masalah infrastruktur pasar baru yang masih belum selesai 100 persen sesuai perencanaan awal. Namun, ia menekankan agar Pemkab tidak menunda lebih lama lagi penggunaan pasar baru, meskipun infrastrukturnya belum sepenuhnya lengkap. 

“Meskipun hanya pasar basah, sebaiknya difungsikan saja karena kondisi pasar lama sudah tidak memadai,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD PPU ini berharap agar kepala dinas yang baru dapat mengambil langkah cepat untuk memfungsikan pasar baru sambil menyempurnakan fasilitas yang masih kurang. Menurutnya, jika pasar baru ini dapat segera dioperasikan, setidaknya akan mengurangi kemacetan dan kekumuhan yang terjadi di pasar lama.

“Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan pasar baru dapat menjadi pusat ekonomi bagi masyarakat sekitar Kecamatan Waru,” terangnya. (Adv) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.