- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPRD Kaltim Soroti Gerusan Teknologi terhadap Pilar Kebangsaan di Kalangan Anak Muda

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Damayanti. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota DPRD Kalimantan Timur dari daerah pemilihan Balikpapan, Damayanti, menyoroti urgensi pemahaman mendalam empat pilar kebangsaan di kalangan generasi muda. Ia prihatin akan pengaruh masif teknologi yang berpotensi mengikis nilai-nilai dasar berbangsa dan bernegara.
"Ada kekhawatiran nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika makin jauh dari kehidupan sehari-hari generasi kita, di tengah kemajuan teknologi yang luar biasa ini," ungkap Damayanti.
Ia menekankan bahwa pemahaman empat pilar kebangsaan bukan sekadar hafalan, melainkan harus benar-benar dihayati dan diterapkan dalam kehidupan nyata, terutama oleh anak muda sebagai calon pemimpin masa depan.
Baca Lainnya :
- Dampak Banjir Samarinda, Damayanti Desak Penanganan Komprehensif dan Permanen0
- Fasilitas Minim dan PPDB Kisruh, DPRD Kaltim Desak Pembenahan Serius Sektor Pendidikan0
- DPRD Kaltim Nyatakan Siap Kawal dan Sukseskan Program Prioritas Gubernur Baru0
- Anggota DPRD Kaltim Minta Pemerintah Prioritaskan Infrastruktur Sangkulirang Seberang0
- Anggota DPRD Kaltim Soroti Minimnya Infrastruktur di Sangkulirang Seberang0
"Anak-anak kita harus paham nilai-nilai itu, bukan sekadar tahu. Ini penting agar mereka tidak mudah terbawa arus informasi sesat, hoaks, dan budaya luar yang bertentangan dengan jati diri bangsa," tegasnya.
Menurut Damayanti, teknologi bersifat netral, tergantung pada bagaimana generasi muda menggunakannya. Ia mengajak pelajar dan mahasiswa untuk bijak menyaring informasi dan tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan.
"Teknologi punya dua sisi, positif dan negatif. Yang negatif harus ditinggalkan, yang positif kita manfaatkan. Tapi jangan sampai kita kehilangan arah dan jati diri karena terlalu larut," tambahnya.
Damayanti berharap, sosialisasi empat pilar ini mampu menanamkan semangat kebangsaan pada generasi muda. Tujuannya agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang cinta tanah air, berpikir kritis, dan siap menjaga keutuhan bangsa di tengah tantangan global.
"Kami sangat berharap anak-anak kita mampu memahami dan menjaga nilai-nilai luhur empat pilar itu, karena masa depan bangsa ini ada di tangan mereka," pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
