DPM-PTSP Bontang Sesalkan Peluncuran Gerai Tanpa Pemberitahuan

By Redaksi 25 Jul 2024, 08:19:22 WIB Pemkot Bontang
DPM-PTSP Bontang Sesalkan Peluncuran Gerai Tanpa Pemberitahuan

Keterangan Gambar : Ilustrasi


ANALOG NEWS - Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang menyayangkan peluncuran gerai yang tidak menyampaikan pemberitahuan kepada pihaknya meskipun sudah memiliki izin bisnis.

Penata Perizinan Ahli Muda DPM-PTSP Bontang, Idrus mencontohkan kasus Alfamidi yang beberapa waktu lalu disoroti oleh media dan mempertanyakan izin bisnis tersebut.

Ia mengatakan bahwa tanpa pemberitahuan, pihak PTSP kesulitan menjawab pertanyaan wartawan.

Baca Lainnya :

"Contohnya Alfamidi kemarin. Mereka memiliki izin, tapi setidaknya harusnya pamit kepada kami. Supaya jika nanti ada pertanyaan dari wartawan, kami bisa langsung menjawab," ucap Idrus saat ditemui di ruangannya, Kamis (25/7/2024) pagi.

Jika mereka membuka gerai secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan kepada DPM-PTSP, masyarakat bisa menilai bahwa pihak PTSP yang bersalah karena tidak memberikan informasi terkait hal tersebut.

"Ini peluncuran tiba-tiba tanpa pemberitahuan. Jadi kami bingung kapan mereka membuka gerai dan sebagainya. PTSP lagi yang disalahkan," jelas Idrus.

Idrus juga menyampaikan bahwa pihaknya sempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap Alfamidi tersebut. Ia menekankan bahwa seharusnya ada 'pamit' atau pemberitahuan terlebih dahulu. Menurutnya, Kota Bontang adalah wilayah yang ramah investasi.

"Maka dari itu kami melakukan sidak kemarin. Kami bilang, kota ini ramah investasi. Masuk rumah saja harus ketok pintu. Anda juga harus begitu. Supaya tidak ada salah paham. Wartawan bisa mengira bahwa PTSP kurang pengawasan. Jadi kami bingung," pungkasnya. (ADV)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.