- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dorong Optimalisasi Peran Pemuda PPU untuk Hadapi Tantangan Global

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Syahrudin M Noor. (*)
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Syahrudin M Noor, menekankan pentingnya pengoptimalan peran pemuda dalam berbagai aspek kehidupan guna menghadapi persaingan global.
Menurut Syahrudin, agar pemuda di PPU tidak tertinggal dari rekan-rekan mereka di daerah atau negara lain, perlu adanya upaya yang berfokus pada peningkatan kreativitas dan inovasi yang berlandaskan moral serta nasionalisme.
“Pemuda perlu tidak hanya menghasilkan inovasi kekinian dalam bidang sains atau teknologi, tetapi juga harus menjunjung tinggi keluhuran moral dan nasionalisme dalam setiap prosesnya,” kata Syahrudin.
Ia menyerukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU, instansi terkait, serta organisasi pemuda dan pemangku kepentingan lainnya untuk turut serta dalam mengembangkan kreativitas para pemuda.
Selain aspek intelektualitas, pengembangan bakat juga harus menjadi prioritas, agar mereka memiliki keterampilan yang memadai untuk bersaing dalam arus kehidupan modern.
“Kesadaran generasi muda di daerah ini untuk mengasah kemampuan mereka masih kurang dari yang diharapkan. Akibatnya, potensi daerah yang seharusnya bisa dikembangkan sering kali tidak melibatkan pemuda secara maksimal,” ujarnya.
Untuk itu, Syahrudin menegaskan pentingnya formulasi program-program inovatif yang dapat diimplementasikan dengan mudah dan berkelanjutan. Program tersebut diharapkan dapat mengasah keterampilan dan mengembangkan kemampuan pemuda PPU, sejalan dengan visi dan misi daerah berjuluk Benuo Taka tersebut.
“Saya berharap Pemkab PPU bersama seluruh stakeholder terkait dapat menciptakan formula yang efektif dan berkesinambungan untuk membekali pemuda dengan kemampuan yang diperlukan guna menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya. (Adv)










.jpg)
