DLH Kelola Sampah Berkelanjutan dengan Melibatkan Masyarakat

By Redaksi 18 Agu 2022, 09:26:28 WIB Daerah
DLH Kelola Sampah Berkelanjutan dengan Melibatkan Masyarakat

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang Heru Triatmojo (ist)


ANALOGNEWS.id - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya menyambut gembira kampanye kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan hasil kerja sama KLHK dengan banyak pihak.

Seperti yang dilakukan Muryanayah bersama organisasi yang dipimpinnya, Mulung Parahita, menjadi inisiator sekaligus pelaku dari gerakan The Rising Tide.

The Rising Tide mengampanyekan kesadaran lingkungan, dengan menciptakan ekosistem pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan.

Baca Lainnya :

“Pada kesempatan ini, yang paling penting saya berterima kasih atas inisiatif ini. Kita telah melihat gambarannya sepanjang perjalanan dari Bali ke Jakarta,” kata Siti Nurbaya.

"Saya menerima catatan dari Muryansyah. Semacam energi baru sekaligus metode, teknik dan cara-cara menstimulir kampanye bersih sampah, bersih lingkungan, dan cara pilah sampah dari rumah. Ini merupakan langkah besar, yaitu edukasi," lanjutnya.

Saat mendapat kesempatan tatap muka dengan Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, Muryansyah menyampaikan temuannya bersama tim Mulung Parahita.

“Lebih dari 14.500 masyarakat teredukasi mengenai pentingnya memilah sampah sebagai bagian dari usaha daur ulang, dalam rangka mengurangi timbulan sampah nasional,” kata Muryansyah, dikutip Rabu (17/8/2022).

”Selama perjalanan, kami mengumpulkan 77,9 ton sisa konsumsi rumah tangga, 78 persen adalah plastik, dan 40 persen di antaranya memiliki nilai daur ulang tinggi. Sedangkan di luar sisa konsumsi rumah tangga yang dikumpulkan, sepanjang jalan saya melihat banyak kemasan kecil mengotori jalan. Inilah masalah sampah yang sesungguhnya,” kata Muryansyah.

Merespon rencana menteri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang Heru Triatmojo mengatakan, pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan sudah jadi bagian dari program DLH sendiri.

Program tersebut seperti rencana pembangunan bank sampah yang dikelola berbasis masyarakat. Setiap sampah yang dikelola bank sampah merupakan sampah yang berasal dari rumah tangga yang telah dipilah.

Selain itu, juga ada program pengelolaan sampah yang melibatkan kelompok swadaya masyarakat (KSM) dalam mengangkut sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS) terpadu.

"Saat mengambil sampah itu mereka pilah dulu, begitupun setelah sampai di TPS-T sampah dipilah lagi sebelum diangkut ke TPA," katanya. (Ar/An)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.