- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dewan Usulkan Kenaikan Gaji Petugas Pemadam Kebakaran Kutim

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai TimurYosep Udau
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur mengusulkan kenaikan gaji untuk petugas pemadam kebakaran.
Anggota DPRD, Yosep Udau, menyampaikan inisiatif ini pada Rabu (19/06/2024) di kantor DPRD, bertujuan meningkatkan kesejahteraan petugas, terutama yang bertugas di desa-desa terpencil.
Menurut Yosep, banyak petugas kebakaran di desa kini mengalami kesulitan finansial setelah dihapusnya status Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) yang sebelumnya memberikan honor.
Baca Lainnya :
- DPRD Kutim Setujui Pertanggungjawaban APBD 2023 dalam Rapat Paripurna0
- DPRD Kutim Gelar Paripurna Bahas Rancangan KUA dan PPAS 20250
- DPRD Kutim Gelar Rapat Bahas Beasiswa dan Asrama Mahasiswa0
- DPRD Kutim Lanjutkan Pembahasan Masalah Kelompok Tani dengan PT Indominco Mandiri0
- PSI Bontang Terima Pendaftaran Calon Wali Kota Basri Rase, Sebut Berpihak ke Anak Muda0
"Kini, tanpa status TK2D, banyak petugas yang tidak lagi menerima kompensasi yang layak. Kenaikan gaji ini diharapkan bisa menjadi solusi,” jelasnya.
Usulan ini telah dibahas dalam hearing dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kutim.
DPRD akan berusaha memasukkan usulan tersebut ke dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang sedang disusun, dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.
Yosep juga menerima permintaan dari masyarakat Bengalon mengenai bantuan alat kebakaran untuk setiap desa.
"Kita akan pertimbangkan usulan alat kebakaran ini dalam Raperda, sesuai dengan anggaran yang tersedia," tambahnya. (Adv)

Views: 429










.jpg)
