- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dewan Usulkan Kenaikan Gaji Petugas Pemadam Kebakaran Kutim

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai TimurYosep Udau
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur mengusulkan kenaikan gaji untuk petugas pemadam kebakaran.
Anggota DPRD, Yosep Udau, menyampaikan inisiatif ini pada Rabu (19/06/2024) di kantor DPRD, bertujuan meningkatkan kesejahteraan petugas, terutama yang bertugas di desa-desa terpencil.
Menurut Yosep, banyak petugas kebakaran di desa kini mengalami kesulitan finansial setelah dihapusnya status Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) yang sebelumnya memberikan honor.
Baca Lainnya :
- DPRD Kutim Setujui Pertanggungjawaban APBD 2023 dalam Rapat Paripurna0
- DPRD Kutim Gelar Paripurna Bahas Rancangan KUA dan PPAS 20250
- DPRD Kutim Gelar Rapat Bahas Beasiswa dan Asrama Mahasiswa0
- DPRD Kutim Lanjutkan Pembahasan Masalah Kelompok Tani dengan PT Indominco Mandiri0
- PSI Bontang Terima Pendaftaran Calon Wali Kota Basri Rase, Sebut Berpihak ke Anak Muda0
"Kini, tanpa status TK2D, banyak petugas yang tidak lagi menerima kompensasi yang layak. Kenaikan gaji ini diharapkan bisa menjadi solusi,” jelasnya.
Usulan ini telah dibahas dalam hearing dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kutim.
DPRD akan berusaha memasukkan usulan tersebut ke dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang sedang disusun, dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.
Yosep juga menerima permintaan dari masyarakat Bengalon mengenai bantuan alat kebakaran untuk setiap desa.
"Kita akan pertimbangkan usulan alat kebakaran ini dalam Raperda, sesuai dengan anggaran yang tersedia," tambahnya. (Adv)

Views: 429










.jpg)
