- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Desa Kerta Buana Gelar Pertunjukan Ogoh-Ogoh
.jpg)
Keterangan Gambar : Foto: Momen Umat Hindu Desa Kerta Buana Merayakan Festival Ogoh-Ogoh.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Pemerintah Desa Kerta Buana, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar pertunjukan Ogoh-Ogoh pada Minggu (10/3/2024).
Acara ini merupakan puncak dari serangkaian ritual ibadah yang dilakukan oleh umat Hindu di desa ini, menandai komitmen mereka terhadap kerukunan dan keagamaan.
Pertunjukan Ogoh-Ogoh, yang menampilkan patung-patung besar yang dibawa keliling desa, menjadi simbol penolakan terhadap roh jahat dan energi negatif.
Baca Lainnya :
- Beragam Program Prioritas Disdukcapil Kukar Tahun 20240
- Desa Rapak Lambur Jalankan Program Pondok Pangan Etam0
- Desa Loh Sumber Inisiatif Kembangkan BUMDes0
- Beragam Program Prioritas Desa Loh Sumber di 20240
- Sampaikan Terima Kasih, Alfian Noor Pamit dari DLHK Kukar0
Ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang berkumpul untuk menyaksikan dan merayakan kegiatan ini, yang diakhiri dengan puasa 24 jam dan acara hiburan tanpa api, sesuai dengan tradisi.
Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Basuki, mengungkapkan kebanggaannya atas pengakuan Kementerian Agama yang menobatkan desa ini sebagai desa sadar kerukunan dan keagamaan.
“Kami juga dinobatkan sebagai kampung Pancasila, yang menegaskan komitmen kami terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujar Basuki.
Dengan populasi Hindu sekitar 1.700 dari total 5.291 penduduk, Desa Kerta Buana menjadi contoh nyata kemajemukan Indonesia.
Basuki berharap, kegiatan seperti ini akan terus memperkuat toleransi dan persatuan di antara 19 suku yang hidup di desa tersebut.
“Harapan kita desa ini terus menjaga toleransi antar umat beragama,” harapnya. (Adv)










.jpg)
