- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Bontang Gelar Operasi Timbang untuk Pencegahan Stunting di Kaltim

ANALOG NEWS - Operasi Timbang sebagai bagian dari Pencanangan Gerakan Serentak Pencegahan Stunting Provinsi Kalimantan Timur. Rabu (12/6/2024) siang.
Monitoring dilakukan di Posyandu Kasih Ibu 1 Jalan Sutan Syahrir Kelurahan Tanjung Laut Indah, dihadiri oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, Ketua TP PKK Bontang Hapidah, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati, serta Camat dan Lurah se-Kecamatan Bontang Selatan.
"Alhamdulillah, dari data yang kami punya sebanyak 9.200 bayi, baru 2.000-an yang sudah dilakukan timbang sampai hari ini," ujar Wali Kota Basri Rase.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Bontang Ikuti Wawancara Nirwasita Tantra oleh KLHK0
- Wali Kota Bontang Hadiri Kick Off Penyusunan Rantek RPJMD 2025-20290
- Wali Kota Bontang Gelar Malam Ramah Tamah Bersama Komando Resor Militer 091/ASN0
- Wali Kota Bontang Resmi Buka Bimtek Pelatihan Kader Kesehatan Kelurahan Guntung0
- Pemkot Bontang Gelar FGD Persiapan Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik 20240
Wali Kota berharap sebelum 30 Juli nanti, seluruh bayi dari total 9.200 dapat dipastikan sudah ditimbang.
"Kota Bontang sangat fokus dalam penurunan angka stunting ini, walaupun sebenarnya kami merasa keberatan dengan hasil Survei Kesehatan Indonesia yang mencapai 27 persen," ungkapnya.
Basri Rase menyatakan bahwa semua pihak telah melakukan intervensi dalam penurunan angka stunting. Upaya ini melibatkan pemerintah, perusahaan, dan PKK yang bekerja bersama terhadap bayi-bayi yang terindikasi stunting.
Wali Kota memerintahkan Dinas Kesehatan Bontang untuk mendata hingga tanggal 30 Juni dan memastikan penimbangan bayi terus dilakukan.
"Kalau perlu, lakukan jemput bola timbang bayi supaya 100 persen, agar pada 30 Juli setelah semua selesai, data akan disandingkan dengan hasil SKI," tandasnya. (ADV)










.jpg)
