- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bijak Ilhamdani Dorong Maksimalkan Penyerapan Anggaran 2024 di PPU

Keterangan Gambar : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara. (*)
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Bijak Ilhamdani, menyuarakan pentingnya optimalisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah perlu meningkatkan realisasi penggunaan anggaran secara maksimal, terutama karena pengerjaan proyek fisik bernilai besar baru dimulai pada triwulan kedua tahun berjalan.
Bijak memprediksi bahwa lonjakan penyerapan anggaran akan terjadi pada akhir tahun, ketika proyek-proyek pembangunan mulai menyelesaikan tahap-tahap penting mereka.
“Biasanya, di akhir-akhir tahun akan terlihat peningkatan penyerapan anggaran yang signifikan. Hal ini disebabkan banyaknya kegiatan yang berlangsung di kuartal ketiga dan keempat, ditambah dengan tambahan anggaran dari APBD perubahan, sehingga pelaksanaannya berfokus pada November hingga Desember,” ujarnya.
Menurut Bijak, percepatan penyerapan anggaran ini sangat penting untuk memastikan proyek-proyek yang sedang berjalan, yang anggarannya belum terealisasi, dapat segera diselesaikan.
“Kegiatan ini masih berlangsung, dan progresnya belum mencapai tahap penagihan yang signifikan,” katanya.
Meski beberapa proyek sudah mencapai lebih dari 50 persen tahap pengerjaan, banyak di antaranya belum mengajukan tagihan pembayaran. Bijak optimis bahwa mendekati akhir tahun, proyek-proyek tersebut akan selesai sepenuhnya dan proses penagihan akan berjalan lebih cepat.
“Saya yakin, sebagian besar proyek yang sudah dilaksanakan akan segera diselesaikan dan pembayaran akan diajukan. Pada akhir tahun, kita bisa melihat penagihan mencapai sekitar 90 persen,” tutupnya.










.jpg)
