- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
APBD Kaltim Naik, Sarkowi Minta Fokus Tekan Kemiskinan dan Pengembangan SDM

Keterangan Gambar : Sarkowi v zahry Anggota DPRD Kaltim
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Kenaikan nilai pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih khususnya dalam mengatasi berbagai permasalahan di Provinsi Kalimantan Timur, terutama pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan angka kemiskinan.
Untuk diketahui, nilai rancangan APBD 2024 mengalami peningkatan dari APBD 2023 yang sebesar Rp17 triliun menjadi Rp20,6 triliun.
“Kami meminta Pemprov Kaltim menghitung potensi pendapatannya, apakah ada kemungkinan perbaikan lebih lanjut dari desain yang sudah ada,” kata Anggota DPRD Kaltim Sarkowi, beberapa waktu lalu.
Baca Lainnya :
- DBH di Sektor Migas dan Batu Bara Dievaluasi, DPRD Kaltim: Masih Kecil0
- Persoalan Sertifikat Lahan Warga di Sanga-sanga, Samsun akan Dorong RDP0
- Samsun Dorong PPU Jadi Kawasan Pemgembangan Sektor Pangan0
- Tahun Politik Dianggap Samsun Sebagai Moment untuk Bergotong Royong0
- Anggaran Pemindahan Telah Disetujui, Gedung Uji Kir Bonles Belum Difungsikan0
Menurut politikus Golkar itu, penghitungannya diminta agar setidaknya tercipta ketertiban penggunaan APBD Kaltim dan program-program yang akan diusulkan.
“Kami tidak ingin hal ini berdampak pada aspek belanja jika tidak diperhitungkan dengan jelas,” jelasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas peningkatan nilai APBD. Namun peningkatan nilai tersebut harus mampu memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Kaltim, khususnya terkait isu capaian pembangunan.
“Banyak hal yang perlu diperhatikan seperti angka kemiskinan, perkembangan sumber daya manusia, angka harapan hidup dan masih banyak lagi,” ujarnya. (Adv)










.jpg)
