- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Andi Satya Ungkap Tiga Tantangan Krusial Pembangunan di Kalimantan Timur

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, menyoroti tiga isu krusial yang perlu mendapat perhatian khusus, yakni infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan perlindungan lingkungan.
Sebagai politisi dari partai beringin yang juga berlatar belakang sebagai dokter, Andi Satya menekankan bahwa infrastruktur tidak hanya soal jalan dan perumahan. Baginya, pembangunan infrastruktur harus dirancang untuk menunjang kesejahteraan masyarakat, termasuk fasilitas kesehatan dan pendidikan yang memadai.
“Infrastruktur yang baik sangat berperan dalam mengatasi berbagai isu kesehatan, termasuk stunting. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, penanganan masalah kesehatan akan terhambat,” ujar Andi Satya.
Tak hanya itu, isu SDM juga menjadi perhatian serius. Meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim berada pada angka 7,8 di atas rata-rata nasional, tingginya IPM ini belum berdampak signifikan pada penurunan angka pengangguran.
Menurut Andi Satya, perlu ada lebih banyak lagi lapangan pekerjaan agar masyarakat tidak hanya terdidik tetapi juga memiliki kesempatan untuk bekerja.
“Pengembangan SDM harus menjadi fokus utama, bukan hanya dari segi pendidikan tetapi juga dalam penciptaan peluang kerja,” imbuhnya.
Isu ketiga adalah soal lingkungan. Andi Satya menggarisbawahi bahwa pembangunan berkelanjutan harus memperhatikan kelestarian alam. Ia kenekankan, pembangunan yang mengabaikan aspek lingkungan hanya akan membawa dampak negatif di masa depan.
Andi Satya berharap ketiga isu ini menjadi prioritas dalam setiap kebijakan untuk kemajuan Kalimantan Timur. Dengan visi tersebut, ia berharap Kalimantan Timur dapat mencapai target pembangunan berkelanjutan yang menyeluruh dan seimbang, demi kesejahteraan generasi kini dan masa depan. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
