- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Akademi Olahraga Hadir di Kaltim: Dispora Luncurkan Program Pembinaan Atlet Terpadu

Analognews.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi meluncurkan program Akademi Olahraga yang diharapkan dapat melahirkan atlet berkualitas dan menambah jumlah pusat pelatihan olahraga di daerah. Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan yang lebih terstruktur dengan melibatkan pelatih bersertifikat di masing-masing cabang olahraga.
Menurut Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, akademi ini merupakan bagian dari implementasi undang-undang mengenai pembinaan olahraga yang harus dimulai dari tingkat sekolah.
Baca Lainnya :
- Optimalisasi Karang Taruna: Langkah Dispora Kaltim dalam Memajukan Pemuda di Daerah0
- Rangkaian HKN ke-60, Dinkes Bontang Gelar Pertandingan Badminton0
- Syarifatul Optimis Hadirkan Rumah Sakit Tipe B untuk Fasilitas Kesehatan Berkualitas di Berau0
- Perusda Dirancang Buka SPBU, Ini Respon Menarik dari DPRD Kaltim0
- Wujudkan Kinerja yang Optimal, DPRD Kaltim Rampungkan Pembagian Alat Kelengkapan Dewan0
“Sebenarnya akademi ini bagian dari perintah undang-undang terkait dengan pembinaan olahraga, tapi memang harus memulai dari sekolah-sekolah,” ungkapnya saat diwawancara, Kamis (31/10/2024).
Berbeda dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) yang menyediakan fasilitas asrama, akademi olahraga ini tidak berbasis asrama. “Sekolah akademi berbeda dengan PPLP; PPLP itu multi-cabor, sementara akademi olahraga adalah masing-masing cabang olahraga,” jelas Rasman.
Dispora Kaltim menilai bahwa akademi ini juga merupakan solusi hemat dalam pembinaan atlet, dengan anggaran yang lebih terfokus pada gaji pelatih. “Saya melihat akademi ini banyak peminatnya dan tidak banyak biaya yang kita keluarkan, tapi banyak atlet yang kita dapatkan karena kita hanya memberikan gaji kepada pelatihnya saja,” tambahnya.
Dengan peluncuran akademi ini, diharapkan akan terjadi peningkatan jumlah atlet berkualitas yang dapat berkontribusi pada prestasi olahraga di Kaltim. (adv).










.jpg)
