- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Rangkaian HKN ke-60, Dinkes Bontang Gelar Pertandingan Badminton

Keterangan Gambar : Rangkaian HKN ke-60, Dinkes Bontang Gelar Pertandingan Badminton
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Dalam rangka memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang menggelar turnamen badminton antar rumah sakit se-Kota Bontang.
Acara ini merupakan rangkaian kedua setelah sebelumnya sukses mengadakan pertandingan mini soccer.
Pertandingan badminton ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar fasilitas kesehatan di Kota Bontang sekaligus meningkatkan kebugaran para tenaga kesehatan.
Baca Lainnya :
- Syarifatul Optimis Hadirkan Rumah Sakit Tipe B untuk Fasilitas Kesehatan Berkualitas di Berau0
- Perusda Dirancang Buka SPBU, Ini Respon Menarik dari DPRD Kaltim0
- Wujudkan Kinerja yang Optimal, DPRD Kaltim Rampungkan Pembagian Alat Kelengkapan Dewan0
- Dispora Kaltim Genjot Kesiapan Atlet dengan Training Center Jelang Pra Popnas Kendari0
- Dispora Kaltim: Banyak Atlet di Kampung Harus Direkrut 0
Bidang Umum Dinkes Bontang, Mahfudz Pute' menjelaskan, tujuan utama dari turnamen ini adalah membangun hubungan yang lebih erat antara berbagai fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bontang.
"Silaturahmi adalah tujuannya. Dengan adanya keakraban dan kekompakan antara fasilitas kesehatan di kota ini, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas," ujar Mahfudz.
Selain mempererat silaturahmi, Mahfudz juga menekankan pentingnya kebugaran bagi para tenaga kesehatan.
Dengan olahraga badminton, para peserta dari berbagai rumah sakit diharapkan tetap fit dan bugar dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan.
"Olahraga seperti ini penting agar teman-teman di sektor kesehatan selalu bugar, sehingga bisa melayani masyarakat dengan prima," tambahnya.
Turnamen ini diikuti oleh peserta dari berbagai fasilitas kesehatan di Bontang, termasuk Dinas Kesehatan Kota Bontang, RS Amalia, RSUD Taman Husada, RS Yabis, RS PKT, dan RS Badak, sehingga total ada enam tim yang berpartisipasi.
Melalui peringatan Hari Kesehatan Nasional ini, Dinkes Bontang juga berharap masyarakat semakin memahami pentingnya hari kesehatan ini dan terdorong untuk menjalani pola hidup sehat.
"Harapannya, masyarakat dapat melihat makna di balik Hari Kesehatan Nasional ini dan mulai menerapkan gaya hidup sehat di kehidupan sehari-hari," tutup Mahfudz.
Turnamen ini dapat menjadi wadah yang efektif untuk mempererat kerja sama antar fasilitas kesehatan di Bontang. Dengan tenaga kesehatan yang kompak dan sehat, masyarakat Bontang pun akan mendapatkan manfaat berupa pelayanan kesehatan yang lebih baik dan nyaman.










.jpg)
