- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Aji Ali Husni Tekankan Toleransi dalam Lomba Gerak Sahur Maluhu

Keterangan Gambar : Foto: Aji Ali Husni Kepala Dispora Kukar saat memberikan sambutan.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Lomba Gerak Sahur yang diselenggarakan di Kelurahan Maluhu pada Rabu (27/3/2024) mendapat sorotan khusus dari Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.
Dalam acara yang bertujuan untuk memeriahkan bulan suci Ramadan ini, Aji Ali menekankan pentingnya menjaga toleransi antaragama.
Dalam sambutannya, Aji Ali mengingatkan bahwa perayaan Ramadan harus dilakukan dengan menghormati ketenangan agama lain.
Baca Lainnya :
- Dana Desa Kukar Diselamatkan, Kejari Kukar Dapat Apresiasi0
- Kemeriahan Lomba Gerak Sahur di Kelurahan Maluhu 0
- Edi Damansyah Lantik Sejumlah Pejabat di Kukar 0
- Bupati Edi Damansyah Puji Peran PT Indominco Mandiri0
- Diserang Iran, Israel Panik Hingga Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat0
“Kita harus menjaga toleransi, saling menghormati, menghargai, dan tidak arogan,” ucapnya.
Pesan ini menjadi penting di tengah keragaman agama dan kepercayaan yang ada di Kukar.
Lomba ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat dan berakhir sekitar pukul 03.00 Wita, menunjukkan antusiasme yang tinggi meskipun cuaca kurang mendukung. “Antusias mereka memang sangat luar biasa padahal baru selesai hujan,” kata Aji Ali.
Selain lomba, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian Jawa, seperti gerak pencak silat dari Komunitas PSHT, dan tarian tradisional. Kehadiran kesenian ini menambah warna dalam perayaan Ramadan, sekaligus memperkaya kebudayaan lokal.
Lomba Gerak Sahur ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat hubungan sosial di antara warga.(Adv)










.jpg)
