Wakil Ketua DPRD Kaltim Bedah Tuntas Empat Konsensus Kebangsaan Bernegara

By Redaksi 05 Mar 2023, 14:40:42 WIB DPRD Kaltim
Wakil Ketua DPRD Kaltim Bedah Tuntas Empat Konsensus Kebangsaan Bernegara

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun membedah secata tuntas mengenai empat konsensus kebangsaan dalam bernegara sebagai upaya pembekalan dan pemahaman untuk menciptakan ketentraman ditataran masyarakat.

Pemahaman empar konsensus dalam kebangsaan dan bernegara ini dibungkus dengan kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Jalan Jendral Sudirman, Desa Tani Bakti, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kukar, Minggu (5/3/2023).

Dalam kegiatan tersebut Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menghadirkan narasumber tokoh pemuda Kaltim Ahmad Syahrul, dan dimoderatori oleh Tenaga Ahli Pimpinan DPRD Kaltim Rahmat Dermawan.

Baca Lainnya :

Menurut Muhammad Samsun pentingnya wawasan kebangsaan dan mengulas 4 konsensus kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Apalagi, kata Samsun hampir semua suku di Indonesia ada di Provinsi Kaltim, sehingga penting untuk menyebarluaskan wawasan kebangsaan terhadap masyarakat agar budaya toleransi dan rukun bisa terus dilaksanakan oleh setiap warganegara.

“Kaltim ini mininya Indonesia, sukunya bermacam-macam, dari Dayak, Kutai, Jawa, Bugis, Banjar, Dayak, Batak, Papua, semua ada disini, semua hidup rukun, kenapa? Karena memahami keberagaman tersebut, 4 konsensus atau pilar telah dijalankan dengan baik,” ungkap Bendahara DPD PDI Perjuangan Kaltim tersebut.

Dengan pindahnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim maka seiring dengan pertambahan penduduk baru, maka pemahaman wawasan kebangsaan ini harus ditanamkan dari dari sekarang. 

Selain itu, dirinya juga banyak membahas pembangunan non fisik, yakni pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim, agar tak kala bersaing dengan SDM diluar Kaltim.

“Seperti dalam diskusi kita tadi, salah seorang masyarakat meminta untuk dibimbing, dikawal, diarahkan mengenai legalitas UKM, karena yang terjadi sekarang, untuk penyiapan makan pekerja IKN bukan didatangkan dari UKM Kukar, melainkan didatangkan dari Balikpapan. Nah, ini terkait persoalan legalitas, tentu kita dukung, bahkan kita telah jelaskan tadi, bagaimana mendapatkan legalitas, dari HAKI, sampai perijinan lainnya,” urai Samsun.

Samsun mengaku bahwa SDM di Kaltim tidak kalah bersaing dengan SDM diluar Kaltim. Namun jika tidak dibarengi pengakuan berupa legalitas, maka bisa tertinggal. Menyiapkan segala sesuatunya harus dimulai dari sekarang juga.

Tak hanya itu, kebutuhan pangan akan meningkat seiring dengan perpindakan IKN di Kaltim. Pasalnya dengan meningkatnya penduduk secara otomatis akan diiringi dengan kebutuhan pangan. Maka dari itu Samsun mendorong agar masyarakat terkhusus generasi muda untuk memulai bisnis di sektor pertanian

“Mindset kuno, kumuh dan lusuh sudah harus ditinggalkan. Berubah menjadi petani keren, dan bangga menjadi petani,” tegas Samsun.

Sementara itu, Camat Samboja Barat Burhanuddin melalui Sekretaris Kecamatannya menuturkan, sangat berterimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya dengan diadakannya sosialisasi wawasan kebangsaan tersebut di wilayahnya.

“Bayangkan, banyak yang tidak hafal Pancasila, apalagi tentang konsensus kebangsaan, inilah pentingnya kegiatan ini, menambah kuat rasa nasionalisme dan kebangsaan kita,” ungkapnya. (Ar/An/Adv) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.