- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pemuda Kaltim Diharapkan Aktif Berpartisipasi Pada Pilkada 2024, Terutama Pemuda

Analognews.id, Samarinda - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan berlangsung pada 27 November mendatang diharapkan dapat melibatkan seluruh elemen masyarakat, terutama kalangan pemuda.
Dalam hal ini, Dispora Kaltim melalui Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda, Rusmulyadi, mengajak para pemuda untuk berperan aktif dalam menentukan pemimpin daerah yang terbaik.
Baca Lainnya :
- Dorong Peran Orang Tua dan Guru dalam Pengembangan Bakat Olahraga Anak di Provinsi Kaltim0
- Dispora Kaltim Rancang Pembangunan Akademi Sekolah Disabilitas untuk Atlet Difabel0
- Dispora Kaltim Optimalkan Peran Karang Taruna untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda0
- Dispora Kaltim Tingkatkan Kualitas Wasit Lewat Pelatihan Berkelanjutan0
- 120 Atlet Muda Berbakat DBON Kaltim Dibina di Basecamp Sempaja, Samarinda0
Rusmulyadi menegaskan bahwa pemuda Kaltim perlu memilih berdasarkan hati nurani dan mempertimbangkan dengan cermat visi, misi, serta program yang ditawarkan oleh masing-masing kandidat. “Saya berharap pemuda Kalimantan Timur dapat mengambil peran untuk memilih dengan bijak,” ungkapnya, Sabtu (9/11/2024).
Selain itu, Rusmulyadi juga mengingatkan pentingnya literasi politik di kalangan pemuda. Dirinya mendorong para pemuda untuk terus meningkatkan pengetahuan mereka dengan membaca dan menggali informasi terkait kandidat yang akan dipilih agar dapat membuat keputusan yang tepat.
Rusmulyadi menegaskan bahwa memilih dalam Pilkada adalah hak yang sangat penting dan jika pemuda memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya atau golput, mereka harus siap menerima konsekuensi dari hasil pilihan mayoritas yang terpilih nanti.
“Jika tidak memilih, kita harus siap dengan konsekuensinya, karena pemimpin yang terpilih nantinya akan memimpin daerah untuk beberapa tahun ke depan,” tambahnya.
Dengan partisipasi aktif pemuda, diharapkan Pilkada 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat Kaltim. (Adv).










.jpg)
