- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dorong Peran Orang Tua dan Guru dalam Pengembangan Bakat Olahraga Anak di Provinsi Kaltim
Analognews.id, Samarinda - Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Rasman, menekankan pentingnya peran aktif orang tua dan guru dalam mengembangkan minat dan bakat olahraga anak sejak usia dini. Rasman menyebut bahwa tidak semua anak memiliki keunggulan dalam bidang akademik, namun banyak yang menunjukkan potensi besar dalam olahraga, yang sayangnya sering kali terabaikan.
“Kepada seluruh orang tua dan guru, jika anak didik Anda memiliki bakat di olahraga, jangan hanya fokus pada prestasi akademik. Salurkan mereka ke cabang-cabang olahraga yang bisa membawa prestasi,” ujar Rasman.
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Rancang Pembangunan Akademi Sekolah Disabilitas untuk Atlet Difabel0
- Dispora Kaltim Optimalkan Peran Karang Taruna untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda0
- Dispora Kaltim Tingkatkan Kualitas Wasit Lewat Pelatihan Berkelanjutan0
- 120 Atlet Muda Berbakat DBON Kaltim Dibina di Basecamp Sempaja, Samarinda0
- Dispora Kaltim Tingkatkan Kualitas Pelatih untuk Dorong Prestasi Atlet0
Rasman menjelaskan bahwa pembinaan olahraga idealnya dimulai sejak anak berusia enam tahun. Proses ini membutuhkan pendekatan yang konsisten melalui pembelajaran dan pelatihan yang terarah. Menurutnya, selain teknik, fisik yang sehat dan bugar juga menjadi pondasi utama bagi anak untuk bisa berkembang di dunia olahraga.
“Pembinaan tidak hanya soal teknik, tetapi juga harus dibarengi dengan pembelajaran yang baik serta kesehatan fisik yang prima,” jelas Rasman, Jumat (8/11/2024).
Lebih lanjut, Rasman juga menekankan perlunya dukungan dari pemerintah provinsi untuk menciptakan sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Menurutnya, dukungan lintas sektor sangat diperlukan agar anak-anak berbakat mendapatkan fasilitas dan pelatihan yang memadai sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk membangun generasi atlet yang tangguh sejak usia dini,” lanjut Rasman.
Rasman berharap, dengan adanya sinergi antara orang tua, guru dan pemerintah, anak-anak berbakat di Kaltim dapat berkembang optimal dan menjadi aset berharga bagi prestasi olahraga daerah dan bangsa di masa depan. (Adv).










.jpg)
