- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
NASA Identifikasi Hal Misterius Terjadi di Alam Semesta

Keterangan Gambar : Ilustrasi yang menggambarkan pesawat antariksa Juno milik NASA memasuki orbit Jupiter - NASA
ANALOGNEWS.id - Studi tentang tingkat ekspansi alam semesta telah menjadi topik yang menarik perhatian para ilmuwan dan astronom untuk waktu yang sangat lama.
NASA telah mengidentifikasi 'sesuatu yang aneh' terjadi di alam semesta. Teleskop Luar Angkasa Hubble menyajikan sejumlah besar data untuk dipelajari para ilmuwan dan NASA percaya bahwa sesuatu yang aneh sedang terjadi di alam semesta mengingat seberapa cepat dia berkembang.
Sejak studi awal yang dilakukan pada 1920-an oleh astronom Edwin P. Hubble dan Georges Lemaitre hingga penemuan 'energi gelap' menjelang akhir 1990-an, kemajuan di bidang ini lambat tapi stabil.
Baca Lainnya :
- Pemerintah dan DPR Sepakat Menaikkan Tarif Listrik Golongan 3.000 VA0
- Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Pelabuhan Tanjung Limau Bontang0
- Azyumardi Azra Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers Periode 2022-20250
- Proses Mediasi Buntu, Sidang Gugatan Maruf ke PKS Bontang Dilanjut Agenda Pembacaan Gugatan0
- Dikritik Masyarakat, Tender Gorden Puluhan Miliar DPR Dibatalkan0
Menurut NASA, data yang diberikan oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble menunjukkan bahwa laju ekspansi menjadi jauh lebih cepat dibandingkan dengan laju yang diharapkan.
Tetapi NASA tidak dapat memberikan alasan konkret di balik perbedaan tersebut dan kemudian menyebutnya sebagai "sesuatu yang aneh".
“Anda mendapatkan ukuran paling tepat dari tingkat ekspansi alam semesta dari standar emas teleskop dan penanda jarak kosmik,” kata Adam Riess dari Space Telescope Science Institute (STScI) dan Universitas Johns Hopkins di Baltimore, Maryland, dalam sebuah pernyataan.
Riess saat ini memimpin tim ilmuwan yang telah menerbitkan makalah mengenai data yang dikumpulkan dari Teleskop Luar Angkasa Hubble dan terlihat bahwa galaksi lain bergerak menjauh cukup cepat dari kita – menunjukkan peningkatan yang jelas dalam tingkat perluasan alam semesta.
Teleskop Hubble telah mengumpulkan data selama 30 tahun terakhir dan menunjukkan bahwa meskipun diperkirakan bahwa laju ekspansi akan menjadi 67,5 kilometer per detik per megaparsec dengan margin kesalahan 0,5, laju ekspansi saat ini sekitar 73 .










.jpg)
