Masyarakat Demo Pupuk Kaltim, Jajaran Direksi Absen Berkantor

By Redaksi 02 Agu 2022, 13:32:30 WIB Nasional
Masyarakat Demo Pupuk Kaltim, Jajaran Direksi Absen Berkantor

ANALOGNEWS.id - Tuntutan aksi Aliansi Masyarakat Bufferzone Menggugat belum mendapat jawaban dari PT Pupuk Kaltim. Demonstrasi yang digelar di pintu masuk utama perusahaan pada Senin (1/8/022) itu diikuti ratusan orang.

Aksi tersebut kembali menghasilkan kekecewaan, lantaran pihak direksi PT Pupuk Kaltim urung menemui pendemo. Sehingga tuntutan yang dibawa peserta aksi tak mendapat jawaban.

Didampingi Kapolres dan Dandim Bontang, VP CSR PT Pupuk Kaltim Anggono Wijaya sempat menemui massa. Namun, Anggono tak mampu memberi jawaban sesuai harapan pendemo. Dia mengungkapkan tuntutan dalam aksi tersebut hanya bisa dijawab oleh direksi.   

Baca Lainnya :

Jajaran direksi Pupuk Kaltim, kata dia sedang melaksanakan dinas keluar kota. Sehingga untuk mendapat jawaban atas tuntutan ini, dia bilang harus menunggu pihak direksi.

"Saya akan menampung aspirasi teman-teman dan menyampaikan ke direksi. Mereka masih berada di luar kota," kata Anggono. 

Menanggapi hal itu, Koordinator aksi Yopi Candra mengaku kecewa dengan sikap perusahaan. Dia menilai sikap ini menggambarkan dengan jelas keangkuhan perusahaan jika berhadapan dengan masyarakat biasa.

Yopi menyampaikan bahwa aksi tersebut tak berhenti disini. Selanjutnya dia akan kembali menyurati perusahaan dengan memberikan waktu selama seminggu untuk dapat bertemu dengan jajaran direksi.

"Besok kami akan bersurat lagi, kami kasih waktu satu Minggu jika tidak ada respon maka kami akan aksi kembali," tegasnya.

Berikut 8 tuntutan Aliansi Masyarakat Bufferzone Menggugat: 

1. Membuka secara transparan mengenai berapa dan kemana saja jumlah alokasi dana CSR yang digelontorkan kepada masyarakat Bontang khususnya di wilayah bufferzone.

2. Memprioritaskan dana CSR untuk kesejahteraan masyarakat bufferzone.

3. Memasang indikator udara di area bufferzone (Guntung, Loktuan, Sidrap) sebagai media masyarakat untuk mengecek ambang batas polusi, dan dibentuk tim independen dalam pengawasannya.

4. Memberi fasilitas medical check up gratis serta vitamin dan susu gratis setiap 3 bulan sekali khususnya masyarakat di area bufferzone yang terpapar langsung dengan populasi amoniak.

5. Memberikan fasilitas kesehatan gratis Per-RT secara berkelanjutan.

6. Membentuk tim khusus rehabilitasi di area pesisir akibat tumpahan batu bara di area boiler PT Pupuk Kaltim.

7. Minta perusahaan agar transparan dalam memaparkan hasil investigasi ledakan di Pabrik 5 PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) di Bontang, Kalimantan Timur pada Sabtu 23 Juli 2022 lalu.

8. Meminta perusahaan melakukan sosialisasi mitigasi di area bufferzone terhadap bahaya bencana yang ditimbulkan dari aktivitas perusahaan. (*/An)







Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.