- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Hasil Pantauan IKA Sungai DLH, Masih Sesuai Standar Baku Mutu

Keterangan Gambar : Sungai Bontang (Amril)
ANALOGNEWS.id - Hasil dari pemantauan indeks kualitas air (IKA) sungai yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang masih memenuhi standar baku mutu.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Bontang Syapriansyah, mengatakan hasil itu sesuai dengan pemantauan yang dilakukan di sembilan titik sungai yang ada di Kota Kota Bontang.
DLH Bontang melakukan pemantauan infeksi kualitas air di sungai yang berada di Jalan Pipa, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Ahmad Yani, Jalan KS. Tubun, Jalan Tari dewa, Jembatan ulin, pelabuhan nelayan, Setia Lencana dan di depan masjid AL-Barokah Kampung Nyerakat.
Baca Lainnya :
- Jaga Kualitas Air, DLH Bontang Rutin Pantau IKA0
- DLH Bontang Manfaatkan Sampah Organik di TPA Jadi Kompos0
- Gelar Aksi Jilid II, Masyarakat Bufferzone Bawah 8 Tuntutan untuk Pupuk Kaltim0
- Kalapas Bontang Tepis Dugaan Kekerasan Terhadap WBP0
- Mardani H Maming Resmi Jadi Tersangka0
"Jadi lokasi pemantauan di daerah Guntung tiga titik, sungai Bontang empat titik, sungai Nyerakat dua titik. Total sembilan titik," ujar Syapriansyah, Senin (1/8/2022).
Syapriansyah pun menjelaskan bahwa IKA dari 9 titik yang dilakukan pemantauan 5 titik masuk kategori tercemar ringan dan 4 masih normal atau memenuhi standar baku mutu. Itu sesuai hasil uji laboratorium sampel yang diambil dari 9 titik sungai.
5 titik sungai tercemar ringan berada di Jalan Soekarno Hatta, pelabuhan nelayan Guntung, Jalan Tari Dewa, Jalan Setia Lencana dan depan masjid Al-Barokah.
"Penyebab pencemaran ringan dikarenakan limbah rumah tangga," ungkapnya.
Pemantauan IKA ini merupakan pantauan rutin yang dilakukan DLH Kita Bontang. Pantauan terkahir dilakukan pada 25 Februari 2022 lalu dan akan dipantau kembali pada Desember mendatang. (Ar/An)










.jpg)
