- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ada Rp10 Triliun Dana Nasional Untuk Jalan Dikucurkan di Kaltim

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Pemerintah pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp10,63 triliun untuk melakukan perbaikan jalan nasional di Kaltim. Kebijakan tersebut diapresiasi oleh Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Veridiana Huraq Wang.
Veridiana menjelaskan dari anggaran sebesar Ro10,63 tersebut terbagi menjadi dua yaitu jalan nasional wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sekitar Rp8,7 triliun sementara untuk wilayah lainnya sebesar Rp1,8 triliun.
"Kita apresiasi itu," kata Veri, Rabu (2/3/2023).
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Hadiri HUT ke-40 Desa Bukit Raya0
- DPRD Kaltim Berencana Tengahi Polemik Dugaan Sengketa Lahan di Balikpapan0
- Persetujuan Substansi Terbit, Pansus RTRW Kaltim Jadwalkan Agenda Pengesahan0
- Tak Kenal Lelah, DPRD Kaltim Minta Tenaga Kerja Lokal Dilibatkan Dalam Pembangunan IKN0
- Miris, Masih Ada Bangunan Sekolah di Kaltim Tak Layak Digunakan0
Sebagai informasi, pada tahun 2022 Kaltim mendapatkan anggaran Rp 1,5 triliun untuk pembenahan jalan nasional dan di tahun 2023 Kaltim mendapatkan alokasi anggaran Rp 1,8 triliun.
"Kita apresiasi alokasi anggaran yang ada ini. Apalagi untuk jalan nasional di Kaltim mengalami kenaikan sebesar Rp300 miliar," tuturnya.
Kendari demikian, ia menginginkan terjadinya keseimbangan pemantapan jalan nasional yang berada di Kaltim. Sebab, dari besaran Rp10,63 triliun yang dikucurkan tersebut terlalu fokus pada jalan wilayah IKN, sedangkan wilayah lainnya terkesan dianak tirikan.
Menurut Politikus PDIP itu bahwa penanganan jalan di Kaltim tersebar di sejumlah kabupaten dan kota yang memiliki status jalan nasional.
"Seperti jalan penghubung antara Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Mahakam Ulu, jalur perbatasan antara Kaltim dan Kalsel, jalan penghubung antara Samarinda - Kutai Timur (Kutim). Jika dijumlahkan panjang penanganan jalan sekitar 1.008 kilometer,” ujar Veridiana.
Ketua Komisi III DPRD Kaltim itu mengemukakan, salah satu kegiatan penanganan jalan tersebut pada ruas Jalan Long Bagun dan Long Pahangai. Walaupun saat ini hanya sebatas jaringan jalan grid atau merupqkan bentuk jaringan jalan.
"Sebagian besar wilayah kota yang mempunyai jaringan jalan yang telah direncanakan. Oleh karena itu, untuk segmen tersebut masih dalam tahap dokumen perencanaan, untuk alokasi anggaran khususnya akan dilakukan pada 2025 mendatang," pungkasnya. (Ar/Adv(










.jpg)
