- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Strategi Pengembangan Konsep Wisata Konservasi untuk Meningkatkan PAD Kaltim Dapat Dukungan dari DPR

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, Puji Setyowati
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, Puji Setyowati Memberikan dukungannya terhadap rencana pengembangan Wisata Konservasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Timur.
Ia beranggapan bahwa, konsep pengembangan wisata konservasi yang melibatkan pemerintah akan dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Ia pun mencontohkan misalnya, pelibatan pemerintah dalam pengawasan dan pemeliharaan hewan-hewan, seperti buaya.
Baca Lainnya :
- Fokus Kembangkan Sektor Pertanian, DPRD Minta Pemprov Jaga Lahan Produktif di Kaltim dari Alih Fungs0
- Sambut IKN, Samsun Dorong Program Pengembangan SDM 0
- Pastikan Ketersediaan Pangan, Komisi II DPRD Kaltim Lakukan RDP bersama Dinas PPKUKM0
- Finalisasi Draft Perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2016, Komisi IV DPRD Kaltim Gelar Rapat Kordinasi0
- Rusman Yaqub Mengajak Mahasiswa S1 PIN Unmul Pratikum Mata Kuliah di DPRD Kaltim0
"Binatang buaya dapat diadopsi oleh pemerintah dengan tujuan untuk memulihkan populasi buaya, sehingga bisa sebagai destinasi wisata yang menarik," ungkapnya, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, ia juga menyebut peternakan buaya di Makroman sebagai contoh sukses dalam budidaya hewan buas.
"Pengembangan wisata konservasi seperti ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak, yang dimaksud adalah pihak investor dan pihak ketiga yang tertarik untuk mengembangkan kebun binatang (Zoo) mini di Kaltim,” jelasnya.
Politisi Partai Demokrat, mengaku hingga saat ini Kaltim belum memiliki fasilitas kebun binatang mini, sedangkan sebelumnya terdapat kebun binatang di area tol Balikpapan-Samarinda yang kini telah digusur.
“Jadi, dengan konsep tersebut, sehingga wisata di Kaltim dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Selain memberikan manfaat bagi wisata, pengembangan fasilitas wisata konservasi ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim,” bebernya (Adv/DPRD Kaltim)










.jpg)
