Raup Muin Sebut Festival Nondoi Belian Harus Jadi Agenda Nasional

By Redaksi 28 Okt 2024, 16:12:26 WIB DPRD PPU
Raup Muin Sebut Festival Nondoi Belian Harus Jadi Agenda Nasional

Keterangan Gambar : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin


ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Festival Nondoi Belian Adat Paser tahun 2024 mendapatkan apresiasi tinggi dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin. 

Raup Muin mengaku bangga dengan gelaran yang berhasil merefleksikan identitas budaya lokal PPU ini. Ia menekankan pentingnya acara ini sebagai wadah pelestarian tradisi sekaligus alat pemersatu antar berbagai suku di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, acara ini sudah menjadi agenda rutin kabupaten. Budaya seperti ini merupakan perekat bangsa, jadi kita berharap kegiatan ini terus berlanjut dan berkembang setiap tahun,” ungkap Raup Muin. 

Baca Lainnya :

Festival Nondoi Belian, yang sarat dengan ritual adat dan seni budaya, telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat PPU. Tak hanya sekadar tontonan, festival ini juga mengundang partisipasi berbagai kalangan, menciptakan suasana kebersamaan yang kuat.

Raup Muin menambahkan bahwa festival ini seharusnya diangkat ke panggung yang lebih besar, yakni menjadi agenda berskala nasional. 

“Saya kira ini perlu didorong menjadi agenda nasional, agar menteri dan bahkan presiden bisa hadir dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

Ia meyakini, dengan mengangkat status festival ini ke tingkat nasional, daya tariknya akan semakin luas dan berpotensi mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah di luar PPU.

Namun, Raup Muin menyadari bahwa langkah ini bukanlah perkara mudah. Untuk mencapai status agenda nasional, semua pihak terkait harus berkolaborasi dan mengerahkan kemampuan terbaik mereka. Mulai dari pemerintah daerah, komunitas budaya, hingga para seniman lokal perlu bersatu dalam mengemas festival ini secara lebih menarik dan profesional. 

“Harapan kita kegiatan itu dipoles secantik dan sebaik mungkin. Ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki agar nantinya festival ini bisa lebih sempurna,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa konten acara perlu ditata dan disempurnakan agar bisa bersaing di kancah yang lebih luas. Dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan, festival ini bukan hanya menjadi cerminan kebanggaan lokal, tetapi juga ikon budaya yang mengundang perhatian nasional.

“Festival Nondoi Belian, yang selama ini sukses mempererat hubungan antarsuku dan menjadi simbol harmoni, mampu terus berkembang dan membawa nama Kabupaten PPU ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Adv) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.