- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Polisi Mulai \"Membidik\" Doni Salmanan Bersama Dua Afiliator Binomo Lainnya

ANALOGNEWS.id - Bareskrim Polri mulai membidik Doni Salman sebagai salah satu terduga afiliator binary option.
Setelah Indra Kenz, Polisi juga mengaku telah menerima laporan dengan terlapor Doni Salmanan terkait Binomo.
"Laporannya sudah ada, saat ini sedang diselidiki," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan melansir detik.com Rabu (2/3/2022).
Baca Lainnya :
- Menunggu Proses Revisi, Tata Cara Pencairan JHT Dikembalikan ke Aturan Lama0
- Cabuli Murid SMP, Dosen di Balikpapan Divonis 8 Tahun Penjara0
- Dua Santri di Samarinda Keroyok Ustad Hingga Tewas0
- Info Covid-19 di 34 Provinsi di Indonesia0
- Pemerintah Kembali Menaikkan Harga BBM Non Subsidi, Berikut Daftar Harga Terbaru0
Bareskrim Polri juga mengaku 'membidik' tiga afiliator Binomo lainnya. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan mengungkapkan satu afiliator Binomo lain tersebut adalah DS alias Doni Salmanan.
"DS (Doni Salmanan) iya. Korbannya melapor ke sana, jadi di Siber. Sama saja, kok," ujar Whisnu kepada wartawan, Selasa (1/3/2022).
Whisnu mengatakan pihaknya sedang melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Dia menyebut sejumlah saksi masih dimintai keterangan
Ditranyai siapa dua terduga afiliator lainnya, Whisnu belum dapat menyampaikan. "Ya di kita mungkin ada dua lagi, dari keterangan saksi, ya. Masih saya cek," imbuhnya.
"Saya juga ada pengembangan untuk tersangka afiliator lain, tapi saat ini saksinya masih kita dalami. Ya di kita mungkin ada dua lagi, dari keterangan saksi, ya," kata Whisnu. (*)










.jpg)
