- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pesan Damai Yenni Eviliana, Pilkada sebagai Ajang Persatuan, Bukan Perpecahan

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, menyampaikan pesan penting tentang menjaga suasana damai, setelah proses demokrasi tersebut berakhir.
Yenni menegaskan bahwa persatuan dan hubungan sosial antar masyarakat harus tetap terjaga, meskipun terdapat perbedaan pilihan politik.
“Pilkada damai itu sangat penting, jangan sampai ada keributan hanya karena perbedaan pilihan," ujarnya singkat namun penuh makna.
Menurut politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, demokrasi idealnya menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, bukan menciptakan konflik. Ia mengajak masyarakat untuk memandang perbedaan pilihan sebagai hal wajar dalam demokrasi.
“Pilihan politik kita hanya berlangsung beberapa bulan, tapi hubungan dengan tetangga, saudara, dan teman jauh lebih panjang dan berarti," ungkapnya.
Yenni juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai kerukunan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat. Ia berharap agar masyarakat Kaltim tetap mengedepankan toleransi dan kebersamaan, meskipun terdapat perbedaan pandangan politik.
"Menjaga Pilkada yang damai bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat," tuturnya penuh harap.
Dengan suasana yang harmonis, ia percaya bahwa proses demokrasi akan berjalan lebih baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kaltim. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
