- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Penurunan Pengangguran di Kaltim, Sebuah Asa Baru untuk Ekonomi Daerah

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Apansyah. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Angka pengangguran di Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2024 menurun menjadi 5,14 persen. Penurunan ini diapresiasi oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Apansyah, yang menyebutnya sebagai kabar baik bagi perekonomian daerah.
“Kalau secara angka, memang pengangguran di Kaltim telah menurun, dan ini satu hal yang positif. Semoga kabar baik ini dapat terus dipertahankan,” ungkap politisi dari Partai Golkar itu.
Ia menekankan pentingnya menjaga momentum ini dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja, tak hanya untuk warga lokal tetapi juga bagi mereka dari luar provinsi.
Baca Lainnya :
- Mengawal Masa Depan Kaltim, Salehuddin Dorong Transparansi dalam Penyaluran Beasiswa0
- Pilkada Padat, Pembentukan AKD DPRD Kaltim Tertunda0
- Dugaan Jual-Beli Bantuan Kapal Nelayan di Kukar, DKP Turun Tangan0
- Rombongan DPRD Kaltim Monitoring Pelaksanaan Pilkada di Balikpapan0
- Darlis Pattalongi Pimpin Peninjauan Pelaksanaan Pilkada 2024 di Bontang0
Menurut Apansyah, pertumbuhan lapangan kerja yang signifikan akan berimbas langsung pada peningkatan roda perekonomian Kaltim.
“Dengan meningkatnya lapangan pekerjaan, roda perekonomian juga ikut meningkat. Ini patut disyukuri,” ujarnya.
Namun, di balik kabar baik tersebut, Apansyah mengingatkan bahwa tantangan utama masih ada: menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
Ia mendorong pemerintah untuk lebih aktif memberikan pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi para pekerja, baik yang sudah bekerja maupun mereka yang masih berada di bangku sekolah.
“Pemerintah harus menyiapkan pelatihan dan peningkatan kompetensi kepada tenaga kerja yang tengah meniti karier profesional, maupun pembekalan keterampilan serta pengalaman kerja bagi mereka yang masih duduk di bangku sekolah atau berada pada fase transisi,” jelasnya.
Apansyah juga memberikan apresiasi terhadap program Pemagangan Dalam Negeri yang dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan. Program ini, menurutnya, mampu mempercepat penempatan tenaga kerja sekaligus meningkatkan kompetensi mereka.
“Pemagangan dalam negeri memiliki peranan yang sangat penting dan strategis untuk mempercepat penempatan tenaga kerja secara efisien dan efektif. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pembekalan keterampilan dan pengalaman kerja bagi mereka yang masih di bangku sekolah atau dalam fase peralihan,” katanya.
Dengan berbagai upaya tersebut, ia berharap tren penurunan pengangguran di Kaltim dapat terus berlanjut. Bagi Apansyah, peningkatan kualitas SDM adalah kunci untuk menciptakan tenaga kerja yang tangguh dan mampu bersaing di pasar global.
“Langkah ini bukan hanya untuk mengurangi pengangguran, tetapi juga memastikan bahwa tenaga kerja Kaltim memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja,” tutupnya penuh optimisme. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
