- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pemkot Bontang Meraih Penghargaan Kalpataru Tingkat Provinsi

Keterangan Gambar : Suwaji
ANALOGNEWS.id - Pemerintah Kota Bontang kembali mendapatkan penghargaan dalam bidang lingkungan hidup. Yakni penghargaan Kalpataru di tingkat Provinsi Kalimantan timur.
Penghargaan dalam kategori perintis lingkungan ini didapatkan bertepatan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia pada awal Juni lalu.
Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang Ervina Setianingsih berharap, semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap pelestarian dan penyelamatan lingkungan hidup.
Baca Lainnya :
- Persiapan Nirwasita Tantra 2022, DLH Bontang Susun DIKPLHD 0
- Kuota Lahan Pemakaman Menipis, Aco Minta Pemkot Sediakan Lahan Baru0
- Pendiri PSI Mengundurkan Diri Karena Mendukung Anies Baswedan Jadi Calon Presiden0
- Isi BBM Wajib Pakai Aplikasi, Amankah Buka HP Saat di SPBU?0
- Buang Sampah Sembarangan di Bontang, Siap Dipenjara 6 Tahun atau Denda Rp50 Juta0
"Harapan kami kepada masyarakat bontang lebih banyak lagi yang terlibat sebagai pemrakarsa lingkungan dan semoga perintis lingkungan semakin semangat melakukan inovasi khususnya di bidang lingkungan," Ervina saat ditemui beberapa waktu lalu.
Penghargaan Kalpataru yang diraih itu melalui kegigihan Suwaji, masyarakat Kelurahan Guntung, Bontang Utara yang berhasil mengembangkan tanaman herbal.
Dia juga sukses mengedukasi masyarakat sekitar terkait manfaat dari tanaman herbal.
Diketahui, Suwaji pada awalnya, 2012 lalu memulai kegiatannya itu dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di halaman rumahnya dengan menanam tanaman herbal dengan jenis yang hanya dia kenali. Seperti temulawak, jahe, kencur dan sayur-sayuran.
Pada tahun 2015 kelompok Enggang Herbal yang dia bentuk diberangkatkan ke Yogyakarta untuk belajar toga herbal lebih jauh.
"Kami diberangkatkan ke Merapi herbal, di Yogyakarta. untuk belajar tanaman herbal lebih mendalam selama dua minggu," kata Suwaji saat ditemui di rumahnya.
Setelah mengikuti pelatihan selama dua minggu, Rumah Toga Enggang Herbal mulai mengikuti lomba dari tingkat Kecamatan, kota, provinsi hingga tingkat nasional.
Kini rumah toga enggang herbal memiliki 9 produk olahan herbal yang memiliki khasiat untuk kesehatan bagi tubuh secara alami.
Suwaji menjelaskan, tujuan rumah toga enggang herbal mengedukasi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan bahan alami menjadi produk kesehatan.
"Sebenarnya masyarakat banyak memiliki tanaman herbal di sekitar rumahnya, tapi tidak tahu jenis jenis-jenis dan fungsinya," tambahnya. (Ar/An)










.jpg)
