- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Panggilan untuk Pemuda, Andi Satya: Saatnya Berperan dalam Pilkada

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketika suhu politik Kalimantan Timur (Kaltim) menghangat menjelang Pilkada 2024, Andi Satya Adi Saputra, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, menyuarakan panggilan mendesak kepada generasi muda.
Dalam pandangannya, pemuda Kaltim memiliki peran vital yang bisa menjadi penentu arah masa depan provinsi ini. Bukan sekadar seruan, tetapi ajakan untuk bertindak.
Dengan semangat yang terpancar, Andi berbicara lantang kepada media. "Dari kaca mata DPRD Kaltim, pemilih terbanyak saat ini adalah generasi Z dan milenial. Kita sangat berharap banyak kepada para pemuda untuk turut serta dalam pesta demokrasi ini," ucapnya penuh harap.
Kata-katanya tak hanya menggugah, tetapi juga mencerminkan keyakinan bahwa kaum muda adalah kekuatan besar di balik perubahan yang mungkin terjadi di Kalimantan Timur.
Bagi Andi, pemuda berusia 10 hingga 24 tahun bukan sekadar angka di statistik kependudukan, melainkan motor penggerak utama di berbagai sektor masyarakat, termasuk politik dan sosial.
Ia menekankan bahwa partisipasi aktif mereka dalam Pilkada 2024 bisa menjadi langkah penting dalam memilih pemimpin yang akan membawa Kaltim menuju arah yang lebih baik.
“Kami berharap para pemuda bisa ikut berpartisipasi dalam Pilkada 2024 untuk menentukan calon pemimpin yang akan membawa Kaltim ke arah yang lebih baik,” ujarnya dengan penuh semangat.
Seruan ini berkaitan dengan persiapan menuju bonus demografi pada 2045, saat penduduk usia produktif diperkirakan akan mencapai puncaknya. Bagi Andi, bonus demografi ini bukanlah sekadar fenomena statistik, melainkan peluang emas yang tidak boleh disia-siakan.
“Semoga dengan banyaknya pemuda yang saat ini ada, kita bisa menghasilkan generasi emas, bukan generasi cemas," katanya dengan tatapan optimis.
Menurutnya, momentum 2045 adalah kesempatan besar yang bisa membawa Kaltim menuju kemajuan. Pemuda, katanya, bukan hanya pemilih, tetapi pemegang kunci perubahan.
“Kalau kita ingin masa depan yang lebih baik, semua dimulai dari sekarang, dari kesadaran untuk memilih pemimpin yang bijak dan membawa perubahan positif,” lanjutnya.
Di akhir pesannya, Andi menyampaikan seruan hangat kepada seluruh pemuda Kaltim. Bagi mereka, Pilkada 2024 bukan sekadar pesta demokrasi, tetapi juga sebuah kesempatan besar untuk menentukan arah dan menggenggam masa depan Kaltim.
“Generasi emas itu tidak lahir dari ketidakpedulian, tetapi dari keberanian untuk memilih, bertindak, dan berpartisipasi aktif,” tandasnya. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
