- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Menjaga Pesona Bawah Laut Derawan untuk Pariwisata Berkelanjutan

Keterangan Gambar : Ilustrasi objek wisata kepulauan derawan. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, BERAU – Keindahan Kalimantan Timur (Kaltim) tidak hanya terletak pada kekayaan hutan tropisnya, tetapi juga pada pesona bawah laut yang menakjubkan.
Salah satu permata tersembunyi di wilayah ini adalah Kepulauan Derawan, yang kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata bahari unggulan. Kawasan ini menarik ribuan wisatawan dari berbagai penjuru untuk menyaksikan kekayaan biota laut yang luar biasa.
Derawan menawarkan pengalaman tak terlupakan bagi penyelam dan pecinta alam bawah laut. Di tempat ini, wisatawan bisa menjelajahi keanekaragaman kehidupan laut yang memukau, mulai dari penyu yang berenang perlahan di perairan jernih, hingga terumbu karang yang masih asri dan beragam spesies ikan tropis.
Destinasi seperti Jetty Dive dan Turtle Traffic adalah spot utama yang memperlihatkan keindahan tersebut, di mana para penyelam dapat menikmati pemandangan alam bawah laut yang seolah-olah berasal dari dunia lain.
Namun, keindahan alam ini tak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi sejumlah pihak yang berkomitmen untuk menjaga kelestariannya.
Salah satunya adalah Anggota Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Syarifatul Syadiah, yang berasal dari daerah pemilihan Bontang, Kutai Timur dan Berau. Ia menegaskan bahwa kelestarian bawah laut Derawan sangat krusial untuk keberlanjutan sektor pariwisata dan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Pelestarian bawah laut Derawan harus dijaga dengan baik. Jangan sampai kekayaan alam ini rusak atau punah, terutama karena praktik pencarian ikan yang destruktif seperti pengeboman yang dapat merusak ekosistem laut," ujar Syarifatul dengan penuh perhatian.
Ia menambahkan, kawasan Derawan memiliki potensi besar, tidak hanya dari segi keindahan alam tetapi juga dari dampaknya terhadap perekonomian lokal melalui sektor pariwisata.
Bagi Syarifatul, keindahan Derawan tak hanya terletak pada pulau utama. Kawasan ini menyimpan berbagai surga tersembunyi lainnya, seperti Pulau Kakaban yang terkenal dengan danau ubur-uburnya yang langka, Pulau Maratua dengan hamparan pasir putihnya yang memukau, hingga Pulau Kaniungan Besar dan Pantai Biduk-Biduk yang menawarkan keindahan alam yang tak kalah menakjubkan.
Lebih lanjut, ada juga Danau Labuan Cermin yang airnya jernih seperti kaca, serta Pulau Sangalaki dan Gua Halo Tabung yang menawarkan pengalaman petualangan yang unik.
"Setiap destinasi ini perlu dijaga kualitas dan kebersihannya agar selalu menarik bagi wisatawan," tambah Syarifatul, yang juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan bagi wisatawan.
Hal ini penting agar pengunjung merasa nyaman dan terkesan, sehingga mereka akan selalu ingin kembali dan menceritakan keindahan Derawan kepada orang lain.
Dalam pandangan Syarifatul, dengan terjaganya kelestarian alam, sektor pariwisata di Kalimantan Timur akan berkembang secara berkelanjutan.
Dengan pendekatan yang hati-hati terhadap pengelolaan alam dan peningkatan kualitas layanan, Kepulauan Derawan berpotensi menjadi ikon wisata bahari yang tidak hanya membanggakan Kaltim, tetapi juga Indonesia di kancah internasional.
Melalui upaya bersama, pesona alam bawah laut Derawan yang memukau ini bisa terus lestari, memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal, serta memperkaya pengalaman wisatawan yang datang untuk menikmati surga tersembunyi di timur Indonesia. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
