- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ketua DPRD Kutim Sorot Infrastruktur dan Fasilitas Pendidikan di Peringatan Hardiknas 2024

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kutai Timur, Joni (Dok. Pribadi)
ANALOGNEWS,id, KUTAI TIMUR - Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) Joni memberi beberapa catatan khusus terhadap pemerintah, yakni terkait peningkatan infrastruktur pembangunan dan fasilitas pendidikan di Kutim, yang dinilai masih banyak kekurangan.
"Kalau di wilayah kota fasilitas pembangunannya Insyaallah sudah cukup terpenuhi, tinggal yang di daerah pelosok saja masih ada yang kurang," ungkap Joni selepas mengikuti upacara peringatan Hardiknas 2024, Kamis (02/05/2024).
Catatan itu merupakan bentuk dorongan dalam upaya menyukseskan program merdeka belajar di Kutim. Sebagaimana tema Hardiknas tahun ini "Bergerak Bersama Lanjutkan Merdeka Belajar".
Baca Lainnya :
- Bupati Edi Damansyah Apresiasi Kontribusi Kelompok Wanita Tani Kukar0
- Bupati Edi Dorong Keterlibatan Kelompok Wanita Tani dalam Membangun Ketahanan Pangan di Kukar0
- Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin Dorong Kreativitas UMKM untuk Ekspansi Pasar0
- Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin Membuka Festival Sarijaya: Momentum untuk Memperkuat Pariwisata 0
- Semarak Peringatan Hardiknas di Kukar, Pemkab Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan 0
"Dalam waktu dekat ini pada pembangunan anggaran murni 2024, semoga bisa tercover kekurangannya. Yang jelas Merdeka Belajar ini dulu kita tuntaskan," ujarnya.
Adapun catatan penting lainnya tertuju pada tenaga pendidik yang diharapkan lebih menambah daya gedor dalam mendukung peningkatan kualitas sektor pendidikan melalui merdeka belajar.
Hal itu diinginkan selaras dengan peningkatan kesejahteraan kepada para guru yang sudah berstatus PPPK "diharapkan ada semangat guru untuk mengajar lebih baik lagi,” imbuhnya.
Joni menekankan peningkatan kualitas guru, terutama yang di pelosok. Ia menaruh harapan besar kepada guru yang bertugas di pedalaman untuk profesional dengan tidak menjadikan perihal penempatan alasan.
“Jangan pas sudah jadi PPPK, terus buru-buru mau pindah ke kota. Sesuai sumpah janji guru ya kan, kita berharap laksanakan tugas sesuai yang diamanahkan sebagai guru,” harapnya. (adv)

Views: 917










.jpg)
