- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Fuad Fakhruddin Desak Pemprov Kaltim Optimalkan Pengelolaan Hotel Atlet untuk Perekonomian Daerah

Keterangan Gambar : Ilustrasi Hotel Atlet aset milik Pemprov Kaltim. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diminta untuk segera mengambil langkah konkrit dalam mengelola dan memanfaatkan Hotel Atlet yang terletak di kawasan GOR Kadrie Oening, Samarinda.
Fuad Fakhruddin, Anggota DPRD Kaltim, menilai pengelolaan yang terbengkalai selama ini perlu diperbaiki agar hotel tersebut bisa memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.
Menurut Fuad, Hotel Atlet memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di Samarinda dan Kaltim secara keseluruhan. Awalnya dibangun untuk mendukung perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008, hotel ini sebenarnya memiliki kapasitas untuk lebih dari sekadar kebutuhan atlet.
Fuad berpendapat bahwa fasilitas ini bisa dimaksimalkan sebagai pusat kegiatan yang menarik wisatawan dan mendukung acara besar lainnya.
“Hotel ini memiliki peluang untuk menjadi ikon pariwisata baru yang mendukung kegiatan ekonomi daerah, terutama di sektor wisata dan event,” ucapnya.
Anggota DPRD dari daerah pemilihan Samarinda ini juga menyarankan agar Pemprov Kaltim menggandeng pihak swasta dalam pengelolaan hotel tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan sektor swasta dapat mengoptimalkan fungsi hotel tanpa membebani anggaran daerah.
“Pengelolaan oleh pihak swasta menjadi solusi yang efektif. Hotel ini bisa menghasilkan pendapatan yang mendukung PAD, dan tidak hanya menjadi beban pemerintah,” tutur Fuad.
Ia berharap rencana Pemprov Kaltim untuk meremajakan Hotel Atlet dengan renovasi besar-besaran dapat meningkatkan kualitas layanan dan menjadikannya sebagai fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan wisatawan serta masyarakat. Pemilihan pengelola yang profesional dinilai sangat penting agar hotel ini tidak hanya beroperasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Lebih jauh, Fuad berharap keberhasilan revitalisasi Hotel Atlet dapat menjadi contoh bagi pengelolaan aset daerah lainnya. Ia yakin, dengan pengelolaan yang tepat, hotel ini tidak hanya akan menjadi tempat menginap, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan olahraga dan acara pariwisata yang dapat memberikan manfaat langsung bagi perekonomian masyarakat Samarinda.
“Jika hotel ini dikelola dengan baik, ini akan menjadi bukti bahwa aset daerah dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Kami berharap ini bisa menjadi model pengelolaan yang menguntungkan bagi daerah lainnya,” tutupnya dengan nada tegas. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
