- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPRD Kaltim Optimis Pembangunan IKN Melaju di Era Prabowo

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Gelombang optimisme yang mengalir dari Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim). Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin, atau yang akrab disapa Ayub menyuarakan keyakinannya tentang kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bagi Ayub, IKN bukan sekadar proyek infrastruktur raksasa, melainkan simbol keadilan pembangunan yang berusaha diwujudkan oleh pemerintah pusat.
“Saya kira Presiden Prabowo berbicara tentang kebangsaan secara menyeluruh dalam pidato pelantikannya. Meski IKN tidak disebut secara eksplisit, itu tidak berarti diabaikan. Justru sebaliknya, kami yakin pembangunan ini akan terus dipacu untuk mencapai keadilan pembangunan nasional,” ujar Ayub dengan antusiasme yang tak bisa disembunyikan.
Optimisme Ayub bukan tanpa alasan, dalam seratus hari pertama pemerintahannya, Presiden Prabowo dijadwalkan akan meresmikan Gedung Garuda, simbol baru ibu kota negara di jantung Kalimantan.
“Ini bukti nyata bahwa Presiden memiliki visi besar untuk melanjutkan pembangunan IKN, melanjutkan program yang telah dirintis oleh Presiden Jokowi,” tambahnya.
Di tengah masa transisi politik yang kerap memunculkan ketidakpastian, Ayub mengajak masyarakat Kaltim untuk tetap solid mendukung pembangunan IKN.
Baginya, proyek ini bukan hanya berkah bagi provinsi mereka, tetapi juga peluang emas bagi seluruh Kalimantan.
“Kami berharap Kaltim tidak bernasib seperti beberapa provinsi di sekitar DKI Jakarta yang justru tertinggal meski berdekatan dengan ibu kota negara,” katanya, mengingatkan akan pentingnya kesiapan daerah.
Untuk menjawab tantangan itu, DPRD Kaltim dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim telah menyiapkan langkah strategis. Penguatan konektivitas antara Kaltim dan IKN menjadi prioritas, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Langkah ini sejalan dengan visi besar IKN yang diharapkan menjadi pusat pemerataan pembangunan di seluruh negeri.
“Pembangunan IKN adalah kesempatan untuk memperkuat struktur ekonomi dan sosial Kaltim. Ini bukan hanya tentang membangun gedung dan jalan, tetapi juga membangun harapan dan masa depan yang lebih baik,” tegas Ayub. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
