- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPRD Kaltim Dukung Pengembangan Bakat Pelajar Lewat Turnamen Catur dan Lomba Tari

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi saat menyaksikan pertandingan catur. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, KUTAI KARTANEGARA – Gedung Putri Karang Melenu, Kutai Kartanegara, menjadi saksi semaraknya pembukaan Turnamen Catur dan Lomba Tari Tingkat SMA dan SMK Se-Kabupaten Kutai Kartanegara pada Kamis (28/11/2024).
Acara ini digagas oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III dan secara resmi dibuka oleh Akhmed Reza Fachlevi, anggota DPRD Kaltim sekaligus Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kaltim.
Dalam sambutannya, Reza memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, turnamen catur tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wadah untuk menggali potensi generasi muda di bidang olahraga strategi.
“Catur adalah olahraga yang digemari banyak orang, dari anak-anak hingga dewasa, dan memiliki daya tarik di berbagai level, mulai dari desa hingga tingkat internasional,” ujar Reza di hadapan peserta dan tamu undangan.
Reza juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap prestasi yang telah diraih atlet catur Kalimantan Timur. Pada PON XXI 2024 di Medan, atlet catur Kaltim berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu perunggu, membuktikan kualitas olahraga di provinsi ini.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet catur Kaltim mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Beberapa atlet kita bahkan turut berjuang membawa nama Indonesia di ajang SEA Games,” tambahnya.
Selain turnamen catur, lomba tari tradisional juga menjadi bagian penting dalam acara ini. Ajang tersebut bertujuan untuk mendukung kreativitas seni budaya di kalangan pelajar, sekaligus melestarikan warisan budaya Kutai Kartanegara.
“Selain olahraga, seni budaya juga penting untuk membangun karakter dan identitas generasi muda. Kami berharap lomba ini dapat menginspirasi lebih banyak pelajar untuk mencintai budaya daerah,” kata salah satu panitia acara.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang untuk mengembangkan bakat generasi muda, baik di bidang olahraga maupun seni, sekaligus memotivasi mereka untuk terus berprestasi. Dengan kolaborasi antara olahraga dan seni, Kutai Kartanegara menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang berprestasi di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
